Breaking News:

Berita Gresik

Pemdes Sukorejo Kebomas Gresik akan Data Para Penyintas Covid-19, Ini Tujuannya

Pemdes setempat akan menindaklanjuti dengan bergerak mendata para penyintas covid-19 untuk mendonorkan plasma darah sebagai terapi plasma konvalesen

Polres Gresik
Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta (kiri) bersama Kepala Desa Sukorejo, Fatkur Rokhman dan Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto saat mengunjungi posko Kampung Tangguh Semeru, Sabtu (9/1/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK – Sehari setelah dikunjungi Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta menjelang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kampung Tangguh Semeru Desa Sukorejo, Kebomas, Gresik.

Pemerintah desa setempat akan menindaklanjuti dengan bergerak mendata para penyintas covid-19 untuk mendonorkan plasma darah sebagai terapi plasma konvalesen.

Terapi plasma konvalesen atau donor plasma darah dari penyintas Covid-19 dipercaya dapat membantu proses pemulihan pasien infeksi virus corona. 

Terapi ini pada dasarnya menggunakan antibodi yang ada dalam plasma darah para penyintas covid-19 atau pasien yang dinyatakan sembuh dari covid-19 setelah 14 hari untuk didonorkan pada pasien yang masih menjalani perawatan.

Kepala Desa Sukorejo, Fatkur Rokhman mengatakan dalam kunjungan Kapolda itu, pihaknya mengaku bahwa ada warga di desanya yang terpapar covid-19. Warga yang terpapar, saat ini kondisinya sudah dinyatakan sembuh dari covid-19.

“Kami segera melakukan pendataan, karena di desa Sukorejo juga terdapat warga yang terkena covid dan juga sembuh,” ucapnya, Minggu (10/1/2021).

Nantinya, data tersebut akan diserahkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk dilakukan screening.

Tujuannya guna mengetahui kelayakan plasma darah para penyintas covid-19 apakah sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta dalam kunjungannya pada kemarin sore, menyampaikan jika para penyintas covid-19 sebaiknya mendaftar dan membantu mendonorkan plasma darahnya kepada pasien positif covid-19 yang sedang menjalani perawatan untuk terapi plasma konvalesen.  

“Informasi masih banyak yang membutuhkan itu, vaksinasi juga berjalan,” kata dia kepada awak media.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved