Minggu, 12 April 2026

Berita Pasuruan

Meski Jatah DD/ADD Berkurang, Desa-Desa di Kab Pasuruan Harus Tetap Bekerja Maksimal

Nurul Huda menerangkan, pemerintah pusat mengalokasikan DD untuk 341 desa di Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 365 milia

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
ist
ilustrasi 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Dampak dari wabah Covid-19 sejak awal 2020 memang mempengaruhi jatah Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) untuk Kabupaten Pasuruan pada 2021. Meski begitu, desa-desa diharapkan tetap bekerja maksimal untuk kepentingan masyarakat.

Seperti diketahui, penurunan potensi pendapatan pemerintah desa pada 2021 ini, salah satunya disebabkan pandemi di Indonesia, yang membuat pendapatan pemerintah pusat juga merosot.

Kepala DPMD Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda menerangkan, pemerintah pusat mengalokasikan DD untuk 341 desa di Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 365 miliar. Jumlah ini menurun dibandingkan tahun 2020.

"Besarannya menurun kurang lebih Rp 3 miliar. Tahun 2020 kemarin, besarannya Rp 368 miliar. Memang tidak signifikan, namun kondisi ini berpengaruh terhadap penerimaan DD untuk desa," kata Huda, Minggu (10/1/2021).

Huda menjelaskan, kondisi ini juga berlaku untuk ADD yang bersumber dari APBD. Besaran ADD tahun ini memang berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, penururan ADD sangat signifikan dibandingkan tahun kemarin.

Besaran nilai ADD yang dialokasikan untuk desa-desa tahun ini hanya sebesar Rp 137 miliar. Padahal, tahun lalu mencapai Rp 148 miliar. "Support anggaran dari pemerintah pusat dan daerah, mengalami penurunan karena masih adanya dampak wabah ini," jelasnya.

Nurul berharap, meskipun terjadi penurunan, DD/ADD bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat. Dan menurutnya, peruntukan DD tahun ini masih sama dengan 2020 lalu.

"Diprioritaskan untuk kepentingan BLT. Dana untuk dampak Covid-19 itu, bakal disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima selama setahun. Besarannya Rp 300.000 per orang untuk setiap bulannya," pungkasnya. ***

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved