Breaking News:

Kadin Jatim

Sikap Kadin Jatim terkait Penerapan PPKM di Kabupaten Kota di Jatim

Kadin Jatim menunggu keputusan  pemerintah daerah setempat terkait penerapan PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

foto: kadin jatim
Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto.  

SURYA.co.id | SURABAYA  - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim menunggu keputusan  pemerintah daerah setempat terkait penerapan PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Mengingat daerah  memiliki cara sendiri dalam mengimplementasikannya.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, mengatakan, sebenarnya keputusan ini menjadi hantaman bagi teman-teman industri.

"Di saat ekonomi mulai merangkak, ada kebijakan PPKM yang justru akan kembali menghambat lajunya. Untuk itu, kami berharap pemerintah daerah juga memperhatikan sektor ekonomi ini," ungkap Adik, Jumat (8/1/2021).

Menurutnya, kesehatan memang harus menjadi prioritas karena kesehatan menjadi moda penggerak.

"Tetapi sektor ekonomi juga tidak bisa dikesampingkan," ujar Adik.

Keduanya harus berjalan secara seimbang. Tetapi pada prinsipnya, sebenarnya masih ada kelonggaran, misalkan konstruksi yang padat karya, bisa beroperasi 100 persen, bahan pokok 100 persen dan makanan minuman juga 100 persen.

"Kalau soal jam buka mall, saya kira masyarakat harus bisa menyesuaikan, begitu juga dengan restoran, masyarakat juga harus  menyesuaikan misal dengan membeli di bawa pulang," ungkap Adik.

Saat ini, Kadin Jatim terus melakukan koordinasi, baik dengan pemerintah daerah terkait maupun dengan industri.

Kadin juga terus mengimbau kepada seluruh industri dan pengusaha agar tetap dan terus menekankan pemberlakuan protokol kesehatan di tempat kerja masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved