Breaking News:

Berita Kediri

Bukan Selokan Tertutup Sampah, Ini Penyebab Banjir Kota Kediri Menurut Dinas PUPR

Penyebab terjadinya genangan air di sejumlah titik jalan di Kota Kediri bukan karena faktor saluran selokan yang tertutup sampah

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Kondisi Sungai Kresek yang meluap membuat air dari wilayah Kota Kediri tertahan masuk ke Sungai Brantas, Rabu (6/1/20201) malam. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Penyebab terjadinya genangan air di sejumlah titik jalan di Kota Kediri bukan karena faktor saluran selokan yang tertutup sampah, namun meluapnya Sungai Kresek.

Sunarto, Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Kebinamargaan Dinas PUPR Kota Kediri saat dikonfirmasi menjelaskan, dari hasil pengecekan tidak ada saluran air yang tersumbat.

"Dikarenakan hujan lebat di dalam kota dan di luar Kota Kediri sehingga Sungai Kresek yang menjadi sungai pembuang ke Sungai Bratantas menjadi penuh," jelas Sunarto, Jumat (8/1/2021).

Akibat meluapnya Sungai Kresek, air yang dari wilayah Kota Kediri mengalami antrean.

Kondisi itu masih ditambah hujan yang lebat dan berlangsung lama semakin menambah antrean air yang lebih lama.

Hal itu mengakibatkan terjadinya genangan air di beberapa titik jalan dan wilayah Kota Kediri.

Namun setelah hujan agak reda dan Sungai Kresek mulai surut, baru air dari drainase Kota Kediri masuk Sungai Kresek menuju Sungai Brantas.

"Kurang lebih antara 15- 25 menit semenjak hujan mulai reda genangan air mulai surut," jelas Sunarto.

Salah satu genangan yang paling parah yang terjadi di ujung barat Jl Brawijaya.

Genangan air mencapai 50 cm karena selokan air tak mampu menampung luapan air akibat curah hujan yang tinggi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved