Ikuti Perintah Eri Cahyadi, DPP Tunjuk Yusuf Lakaseng Jadi Pemimpin Definitif PSI Surabaya

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memutuskan menunjuk Yusuf Lakaseng sebagai Ketua Definitif DPD PSI Surabaya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Ketua Definitif DPD PSI Surabaya, Yusuf Lakaseng bersama Eri Cahyadi saat acara tasyakuran kemenangan Pilkada Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memutuskan menunjuk Yusuf Lakaseng sebagai Ketua Definitif DPD PSI Surabaya.

Penunjukkan ini, disebut mendengar masukan Calon Wali Kota Surabaya yang menang versi rekap akhir KPU, Eri Cahyadi.

Yusuf Lakaseng, sebelumnya menjabat Plt Ketua DPD di Surabaya. Selama masa kampanye Pilkada Surabaya 2020, ia mengomandoi mesin partai dalam memenangkan pasangan kandidat yang didukung, Eri Cahyadi-Armuji.

Usai menerima SK dari DPP, Yusuf Lakaseng mengungkap empat alasan DPP menunjuk namanya. Pertama, kepemimpinannya di Surabaya dinilai cukup efektif.

"Sebab, kami bersama DPD PSI Surabaya menjadi alat efektif dalam memenangkan pasangan Eri-Armuji di Pilkada Surabaya," kata Yusuf di Surabaya, Kamis (7/1/2021).

Kedua, untuk memimpin partai di kota sebesar Surabaya, diperlukan tokoh yang kuat dan kaya pengalaman.
"Surabaya sebagai Kota terbesar kedua setelah Jakarta. Populasi pemilihnya besar dan posisi ekonomi dan politik yang strategis," kata Yusuf Lakaseng yang juga Ketua Bidang Organisasi, Struktur dan Keanggotaan DPP PSI ini.

Usai menang di Pilkada Surabaya, PSI memiliki target mengawal sukses pemerintahan Eri dan Armuji.

"Ke depan, kami akan menjadi kawan strategis Eri-Armuji untuk membangun Surabaya lebih makmur dan lebih mendunia," katanya.

Alasan berikutnya, putusan DPP menunjuk namanya juga mendengar masukan pengurus di akar rumput.
"Rupanya, DPC-DPC atau pengurus Kecamatan serta kader PSI di Surabaya mau saya yang tetap memimpin PSI Surabaya," sebutnya.

Sedangkan untuk alasan terakhir, PSI mengakomodasi keinginan Eri Cahyadi.

Sebelumnya, Eri menyampaikan secara langsung kepadanya agar Yusuf tetap memimpin PSI di Surabaya.

"Pak Wali Kota terpilih menyampaikan permintaan itu secara terbuka di acara tasyakuran pilkada yang dibuat DPD PSI beberapa waktu lalu," ungkap Yusuf.

Menerima amanah tersebut, pihaknya berkomitmen membawa PSI Surabaya berjaya di Pemilu 2024. Salah satu strateginya, PSI harus jadi partai yang merakyat.

"Pengurus, anggota dewannya dan kader-kadernya harus bekerja melayani masyarakat. Sehingga, PSI di DPRD Kota Surabaya bisa mendapatkan 10 kursi sekaligus meningkat dari yang sekarang (4 kursi)," katanya.

Semakin banyaknya kursi bagi PSI akan sekaligus efektif melaksanakan program-program pro rakyat. Sehingga, muaranya untuk kemajuan dan kehebatan Surabaya.

Dalam SK kepengurusan DPD yang di terbitkan DPP PSI tersebut selain Yusuf Lakaseng sebagai Ketua, ada sejumlah posisi lain yang telah diputus DPP untuk DPD PSI Surabaya. Di antaranya, Gishen sebagai Sekretaris, Erick Komala sebagai Wakil Ketua, Marina sebagai Wakil Sekretaris dan Alma Erina sebagai Bendahara.

Sebelumnya, Eri memang sempat meminta Yusuf Lakaseng tetap memimpin PSI Surabaya.

"Saya minta Mas Yusuf harus tetap tinggal di Surabaya, memimpin PSI Surabaya. Bersama-sama kita bangun Surabaya, ini perintah wali kota," kata Eri Cahyadi di depan pengurus PSI Surabaya beberapa waktu sebelumnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved