Breaking News:

Regional

Berkelahi dengan Maling, Pemilik Rumah dan Satpam Justru Dipenjara, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Pelaku Youvanry saat itu tengah mengemasi sejumlah barang yang diduga akan dicuri. Melihat orang yang diduga maling, HS berusaha menangkapnya.

Editor: Anas Miftakhudin
Kompas.com
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo saat menggelar Konferensi Pers kasus penganiayaan maling tewas di Lapangan Asrama Polisi Simalungun, Jalan Sangnauwaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Rabu 30 Desember 2020. (KOMPAS.COM/Teguh Pribadi) 

SURYA.CO.ID - Korban pencurian HS (41) justru masuk penjara dengan ancaman hukumam seumur hidup lantaran menghajar maling yang menyatroni rumahnya hingga tewas.

Selain menjerat HS, selaku pemilik rumah, polisi juga menjerat dua keluarga HS serta tiga orang satpam sebagai tersangka.

Terduga pencuri yang digebuki sampai mati bernama Youvanry Aldryansyah Purba (21), warga Simalungun, Sumatera Utara.

Kematian terduga pelaku disinyalir akibat dianiaya saat tepergok mencuri di Kompleks Cendana PT Bridgestone, Nagori Dolok Merangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Minggu (27/12/2020) dini hari.

Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo, menjelaskan peristiwa itu berawal saat pemilik rumah HS bersama keluarganya tiba di rumah setelah bepergian dari luar kota.

Begitu masuk ke rumah, HS langsung terperangah melihat Youvanry berada dalam rumahnya.

Pelaku Youvanry saat itu tengah mengemasi sejumlah barang yang diduga akan dicuri.

Melihat orang yang diduga maling, HS langsung bersikap. Ia berusaha menangkapnya.

Untuk menangkap Youvanry, HS terlibat perkelahian hingga HS teriak minta tolong.

Teriakan itu didengar tiga petugas keamanan yang berjaga dan datang ke rumahnya untuk memberikan bantuan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved