Selasa, 21 April 2026

Berita Surabaya

Kepala Dinas Kesehatan Jatim : Prioritaskan SDM Kesehatan untuk Pemberian Vaksin Awal

Prioritas ini dilakukan karena mereka beresiko tinggi tertular setelah melayani orang yang konfirm Covid-19.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi, petugas medis menunjukkan contoh vaksin covid-19 di sela simulasi vaksinasi covid-19 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dinas Kesehatan Jatim memprioritaskan pemberian vaksin pada Sumber Daya Manusia bidang kesehatan yang bekerja di faskes kesehatan dan Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, sebanyak 77.760 vaksin Sinovac yang rencananya akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19 tiba di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur, Senin (4/1/2020).

Kepala Dinkes Jatim, Dr Herlin Ferliana MKes mengungkapkan prioritas ini dilakukan karena mereka beresiko tinggi tertular setelah melayani orang yang konfirm Covid-19.

"Penguatan tahap pertama ini diharapkan menguatkan pelayanan di rumah sakit, agar petugas tidak tertular,"urainya.

Dari juknis yang dikeluarkan Kemenkes, dikatakannya terdapat prioritas satu hingga empat penerima vaksin ini.

Prioritas pertama yaitu SDM kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan dan Dinas Kesehatan.

Baca juga: 77.760 Vaksin Sinovac Tiba, Disimpan di Dinas Kesehatan Jatim Sebelum Didistribusikan

Baca juga: Penyebab MYD Tersangka Video Syur Gisel 19 Detik Nyaris Tak Dikenali Saat Tiba di Polda Metro Jaya

Baca juga: Fakta Baru Viral Temuan Drone Laut di Perairan Selayar, ternyata KSAL Beberkan Benda Itu Sebenarnya

"SDM ini mulai dari driver, petugas administrasi hingga tenaga kesehatan. Nanti kalau jumlah vaksin sudah cukup, akan diberikan ke prioritas kedua yaitu penyedia layanan publik," urainya.

Skema pembagian akan melihat jumlah sasaran SDM yang akan diberikan.
Dari data yang dikumpulkan ada 139 ribu SDM Kesehatan yang menjadi prioritas pertama vaksin.

"Semua SDM yang ada harus mengisi dua data. Pertama data riwayat kesehatan seperti komorbid atau pernah terkena, sehingga menjadi prioritas vaksin. Kemudian mengisi data kontak," paparnya.

Distribusi akan diberikan sesuai data kabupaten dan kota yang dimasukkan satu pintu sehingga inkes Jatim dan Kemenkes bisa mengetahui sebaran vaksin yang dilakukan.

"Dinkes kota kabupaten, akan mendistribusikan ke faskes yang memenuhi sarana dan SDM untuk memberikan imunisasi sesuai daftar yang ada," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved