Breaking News:

SKK Migas

Target Lifting Minyak SKK Migas Tahun 2021 Sama dengan Kemarin

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat kinerja gemilang sepanjang tahun 2020.

foto: hmcl
Ilustrasi anjungan tambang minyak lepas pantai.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat kinerja gemilang sepanjang tahun 2020.

Hal itu diharapkan juga bisa terjadi di tahun 2021 ini, mengingat target lifting minyak sama dengan tahun lalu.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, mengatakan target lifting minyak di tahun 2021 mencapai 705.000 BOPD.

"Sama dengan tahun 2020 lalu," kata Dwi dalam rangkaian acara virtual “Hulu Migas Menyambut 2021” yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (31/12/2020 lalu).

SKK Migas optimis dengan ta get tersebut. Saat ini pihaknya, telah selesai menyusun program kerja dan anggaran bersama KKKS guna mencapai target pemerintah.

"Karena target tidak berubah maka kami memastikan tidak terjadinya penurunan produksi. Kami berupaya untuk melaksanakan kegiatan yang masif, agresif dan efisien. Kami juga bertekad, tahun 2021 no decline produksi migas nasional," tambah Fatar Yani Abdurrahman, Wakil Kepala SKK Migas, dikesempatan yang sama.

Di tahun 2021, SKK Migas menargetkan melakukan 616 kegiatan sumur pengembangan.

Jumlah ini meningkat 144 persen dari realisasi kegiatan serupa di tahun 2020. 

“Untuk kegiatan workover ditargetkan sebanyak 615 sumur dan well service juga meningkat menjadi 26.431 sumur,” jelas Fatar.

Selain kegiatan peningkatan produksi, pada tahun 2021 SKK Migas dan KKKS juga melakukan serangkaian kegiatan untuk mengawal target jangka menengah dan panjang demi mengejar visi produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD gas di 2030.

"Kegiatan eksplorasi tetap menjadi fokus utama SKK Migas. Tahun depan kami akan melakukan pengeboran 43 sumur eksplorasi," jelas Fatar.

Dalam kegiatan virtual itu, juga dipaparkan tentang hasil kinerja 2020 dan penyerahan POD WK Sakakemang kepada KKKS Repsol Indonesia.

Kemudian peresmian tajak sumur perdana 2021 oleh KKKS Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako – Pertamina Hulu, dan peresmian 12 proyek hulu migas yang akan dilakukan tahun 2021.

Lebih lanjut Fatar, menambahkan, selama periode 2020 terdapat beberapa milestone penting yang dicapai. Diantaranya penyelesaian 24 Side Letter PSC serta 61 LoA dan Amandemen PJBG terkait penyesuaian harga gas sesuai dengan aturan Keputusan Menteri ESDM No. 89K/2020 dan 91K/2020.

”Total gas yang disesuaikan mencapai 2.601 british thermal unit per day (BBTUD)  terdiri dari 1.205 BBTUD untuk industri hilir dan 1.396 BBTUD untuk PLN," jelas Fatar.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved