Breaking News:

Berita Pendidikan Surabaya

Angka Covid-19 masih Tinggi, Sekolah Pertimbangkan Tidak Jalankan PTM 

Setelah tingkat SD dan SMP di Surabaya dipastikan tidak menggelar menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di awal Januari 2021.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Siswa SMAN 16 Surabaya ikuti simulasi UNBK 2020. SMAN 16 Surabaya mempertimbangkan tidak menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). 

"Jadi sementara di pelaksanaan PJJ atau daring (4-16 Januari) ini  akan disiapkan dengan matang untuk PTM di tanggal 18 mendatang. Dengan melihat kondisi Covid-19, jika memang harus dilaksanakan PTM kemungkinan prosesntasi 25-50 persen lihat kondisi sekolah," urai Kepala SMKN 2 Surabaya, Djoko Pratmodjo. 

Untuk PTM nantinya, Djoko menjabarkan akan diprioritaskan untuk kelas 12, karena persiapan ujian. 

Sementara kelas 11 beberapa siswanya akan mengikuti magang secara bertahap.

Sementara itu, Pakar Pendidikan Jatim, Prof Moh Nuh menekankan pada prinsipnya, pelaksanaan PTM bukan pada hitungan bulan atau penetapan bulan Januari. 

Lebih dari itu, yang harus di perhatikan dan menjadi catatan adalah kesiapan beradaptasi dengan Covid-19. 

"Jika Covid-19 masih merajalela tidak ada makna digelarnya PTM. Oleh karena itu, jangan dipaksakan. Tapi pelajari dulu kemungkinannya. Kalau sudah mungkin oke laksanakan. Kalau belum mungkin jangan. Karena nantinya dikhawatirkan ada kluster baru. Sekarang saja rumah sakir penuh," tegasnya.

Ia melanjutkan, seyognya banyak persiapan yang harus dimatangkan sekolah dan pemerintah. Terutama dalam menghadapi pandemi. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved