Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Tahun Baru di Gresik Sepi, Polisi Tak Perlu Terapkan Jam Malam

Malam pergantian tahun di Gresik berjalan sepi, minim dari kerumunan, secara keseluruhan berjalan kondusif dengan mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Sepi, suasana pengamanan malam tahun baru di Jalan Veteran, Gresik, Jumat (1/1/2021). 

 SURYA.co.id | GRESIK –Malam pergantian tahun di Gresik berjalan sepi, minim dari kerumunan, secara keseluruhan berjalan kondusif dengan mematuhi protokol kesehatan.

Penerapan jam malam saat pergantian tahun itu tidak lagi diterapkan.

Jajaran Polres Gresik, bersama Forkopimda yang melakukan patroli tidak mendapati  temuan atau aktifitias menonjol dalam detik-detik pergantian tahun itu.

Sekitar 250 personel gabungan TNI-Polri, satpol PP, dinas perhubungan, dan beberapa organisasi masyarakat ikut turun langsung. Petugas melakukan penjagaan di titik rawan kerumunan dan melakukan penyekatan wilayah perbatasan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, selama malam pergantian tahun pihaknya memberlakukan jam malam mulai dari 20.00 hingga 04.00 wib.

“Hasil pemantauan forkopimda, masyarakat Kabupaten Gresik telah mematuhi jam malam dan tidak ditemukan kerumunan. Oleh karena itu kami sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat karena telah mematuhi imbauan pemerintah untuk merayakan tahun baru di rumah saja dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” terang perwira menengah dengan dua melati di pundak itu.

Alumnus akpol 2001 ini menambahkan  pembatasan jam malam maupun penyekatan arus lalu lintas antar kabupaten tidak akan diberlakukan lagi dalam waktu dekat.

"Sampai sejauh ini belum ada intruksi atau kebijakan yang mengarah kesana," pungkasnya.

Pihaknya kembali fokus pada pelaksanaan operasi lilin semeru 2020 yang akan berakhir pada 4 Januari mendatang.

Operasi yang digelar sejak 21 Desember itu berjalan sukses dalam pengamanan perayaan ibadah Natal dan malam perayaan pergantian tahun baru.

"Tinggal menfokuskan pada pengamanan objek wisata dan objek vital lainnya yang berpotensi menciptakan kerumunan massa," imbuhnya.

Dengan tidak adanya perayaan bersama dan tidak ada kerumunan saat pergantian tahun, harapannya penyebaran covid-19 tidak semakin meluas.

“Kesadaran dan disiplin menegakkan protokol kesehatan hendaknya selalu dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19,” tutupnya.

Arief meminta masyarakat tetap menerapkan 3M . Mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved