Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

3 Ribu Pengunjung Banjiri KBS saat Libur Tahun Baru 2021, Pengelola Siapkan Protokol Kesehatan

Salah satu staf Kebun Binatang Surabaya, sedang memeriksa tiket masuk salah satu pengunjung, Jumat (1/1/2021).

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Parmin
surya.co.id/febrianto ramadani
Salah satu staff Kebun Binatang Surabaya, sedang memeriksa tiket masuk salah satu pengunjung, Jumat (1/1/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS), Jalan Setail Nomor 1, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, dipadati ribuan wisatawan, Jumat siang (1/1/2021). 

Pengunjung yang berasal dari dalam, dan luar kota pahlawan itu mulai mendatangi tempat wisata tersebut sejak pagi hari, untuk menikmati liburan tahun baru 2021.

Humas KBS Agus Supangkat, mengatakan, tercatat sekitar 3.000 pengunjung sudah menghabiskan waktunya demi melihat berbagai macam koleksi satwa.

Kendati demikian, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah antisipasi guna memutus mata rantai penularan Covid 19.

"Kami himbau pengunjung terlebih dahulu pesan tiket secara online di melalui website www.surabayazoo.co.id. Pesanlah tiket sebelum memulai kunjungan," ujarnya.

"Kalau bisa pembelian tiket dilakukan secara online, harapannya menghindari kerumunan. Terus tetap ikuti protokol kesehatan yang ada di KBS," imbuhnya.

Harga tiket masuk ini dikenakan biaya Rp 15 ribu saja. Selain itu, lanjut Agus, pihaknya juga membuka tiga loket masuk untuk mencegah adanya kerumunan pengunjung.

Tiga loket tersebut berada di pintu utama KBS, pintu parkir, dan pintu selatan KBS yang dekat dengan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

"Kami buka tiga loket untuk menghindari adanya kerumunan, karena saat ini masih pandemi. Jadi masyarakat biar nggak antri," kata Agus.

Agus memperkirakan, jumlah pengunjung bisa meningkat sebanyak 4000 hingga batas waktu penutupan KBS. Apalagi, saat ini merupakan puncak natal dan tahun baru.

"Kami tetap menjaga protokol kesehatan, jadi jangan terlalu khawatir. Tetap menekankan protokol kesehatan ketat untuk pengunjung dan petugas. Wajib masker jaga jarak, cek suhu, dan cuci tangan. Untuk petugas di pelayanan wajib memakai face shield dan sarung tangan," jelasnya.

"Jika terjadi lonjakan, ada sistem buka tutup. Kapasitas kami  lima ribu per hari, kalau nanti sudah lima ribu pengunjung yang datang akan ditutup sementara dan dibuka kembali saat pengunjung sudah berkurang," sambungnya.

Agus menuturkan, pengunjung harus dalam kondisi sehat dan fit. Ibu hamil, balita, dan lansia di atas 60 tahun tidak diperbolehkan berkunjung. 

"Bagi pengunjung yang suhu tubuhnya di atas 37.5 derajat tidak diperkenankan masuk dan diarahkan ke ruang tenaga medis. Pengunjung juga harus mengikuti rute atau penunjuk arah yang telah ditetapkan. Terus kami tidak mengijinkan pengunjung menggelar tikar di area KBS," tuturnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved