Breaking News:

Advertorial

Mengulik Jalan Jendral Basuki Rachmat Kota Malang dari Masa ke Masa

Jalan tersebut melintas di kawasan Kayutangan, area yang masih menyimpan bangunan kuno peninggalan kolonial Belanda

surya.coid/hayu yudha prabowo
Kondisi terkini di Simpang Empat PLN, Kota Malang. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Jalan Jendral Basuki Rachmat merupakan salah satu jalan protokol di Kota Malang.

Jalan tersebut melintas di kawasan Kayutangan, area yang masih menyimpan bangunan kuno peninggalan kolonial Belanda di Kota Malang hingga kini.

Maka tak heran, jika Pemkota Malang membangun kawasan heritage sepanjang jalan Jendral Basuki Rachmat Kota Malang ini, menjadi kawasan ekonomi baru berbasis heritage.

Roda ekonomi di kawasan ini akan kembali dihidupkan lewat aktivitas yang dibakal di buat di kawasan Kayutangan.

Rudi Haris, salah satu anggota senior Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan, Kota Malang menuturkan, sejak zaman kolonial Belanda, Jalan Jendral Basuki Rachmat Kota Malang menjadi area strategis yang menyimpan banyak bangunan penting.

Sebagian bangunan mengalami alih fungsi sesuai perkembangan zaman.

"Dari depan PLN, itu memang dari dulu, mulai dari semenjak saya kecil, memang itu kantor PLN," tutur Rudi Haris pada Surya, Sabtu (28/11/2020) mengawali cerita.

"Depannya yang sekarang menjadi hotel Trio Indah dan Macdonald, itu adalah kantor Polisi. Sekarang kantornya pindah ke depan rumah sakit umum," tambahnya.

Terus bergeser ke selatan, simpang empat yang biasa disebut daerah Rajabali.

"Bangunan BCA dulu, merupakan salah satu hotel lama dengan restoran zaman Belanda yang diberi nama YMCA," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved