Breaking News:

Penanganan Covid

KPU SIdoarjo Lakukan Tes Swab Massal bagi Penyelenggara Pilkada 2020

KPU Sidoarjo melakukan tes swab secara massal untuk para komisioner dan penyelenggara pemilihan kelapa daerah (Pilkada) serentak 2020.

Penulis: M Taufik | Editor: Fatkhul Alami
surya.co.id/m taufik
Pegawai KPU Sidoarjo saat menjalani swab test. Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SIDOARJOKPU Sidoarjo melakukan tes swab secara massal untuk para komisioner dan penyelenggara pemilihan kelapa daerah (Pilkada) serentak 2020.

Tes Swab secara massal ini dilakukan dengan tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan penyelnggara Pemilu.

Terhitung ada 39 orang, termasuk komisioner dan jajaran KPU Sidoarjo. Termasuk Ketua dan anggota komisioner KPU, sekretaris, kasubbag, staf sekretariat, tenaga kontrak, dan staf pendukung.

“Swab sudah dilakukan, mungkin besok atau tanggal 2 Januari sudah keluar hasilnya,” kata Ketua KPU Sidoarjo, M Iskak, Rabu (30/12/2020).

Selain itu, KPU Sidoarjo juga menggelar rapid test massal untuk seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Terhitung ada 90 orang anggota PPK dari 18 kecamatan di Sidoarjo yang menjalani rapid.

Hasilnya juga diperkirakan keluar bareng swab test yang digelar untuk para komisioner KPU. “Ya, hasilnya akan disampaikan bareng dengan hasil swab test,” lanjut Iskak.

Tujuan rapid test ini juga sama, mengantisipasi terjadinya penyebaran covid-19 di lingkungan penyelanggara pemilu yang ada di Sidoarjo.

Kendati Dinas Kesehatan Sidoarjo menyatakan bahwa sejauh ini belum menemukan adanya cluster pilkada dalam penyebaran covid-19 di Sidoarjo, langkah itu dirasa sangat penting oleh KPU untuk mengidentifikasi dan memastikan kondisi para penyelenggara paska pelaksanaan Pilkada serentak.

Apalagi, di Sidoarjo akhir-akhir ini angka penyebaran covid-19 kembali meningkat. Menjelang akhir tahun, pasien covid-19 di RSUD Sidoarjo sampai overlod alias melebihi kapasitas. Hingga rumah sakit milik Pemkab Sidoarjo itu memutuskan untuk tidak menerima pasien dari luar daerah.

Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved