Breaking News:

Berita Bojonegoro

Kasus Narkoba Selama 2020 di Kabupaten Bojonegoro Turun, Sejumlah Barang Bukti Justru Bertambah

Dalam waktu 12 bulan terakhir, kasus penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan dibanding tahun 2019.

surya.co.id/m sudarsono
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia didampingi Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah saat ungkap kasus kades terjerat narkoba, Selasa (22/12/2020). 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Polres Bojonegoro telah menggelar analisa dan evaluasi (anev) Kamtibmas  di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2020.

Dalam waktu 12 bulan terakhir, kasus penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan dibanding tahun 2019.

"Kasus narkoba tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia, Rabu (30/12/2020).

Perwira menengah itu menjelaskan, pada 2019 terdapat 49 laporan dan semuanya selesai ditangani.

Kemudian pada 2020, angka kasus menurun menjadi 41 dan semua telah tertangani.

"Kalau dipersentasekan terjadi penurunan 16,32 persen dari 2019 ke 2020," terangnya.

Mantan Kapolres Tulungagung itu menambahkan, meski angka kasus menurun namun untuk barang bukti terdapat beberapa yang mengalami kenaikan.

Misal, pada 2019 barang bukti ganja seberat 15,45 gram, lalu ekstasi 1 butir. Di 2020 ganja menjadi 69,04 gram dan ekstasi 5 butir.

Untuk barang bukti sabu dan daftar obat G menurun. Pada 2019 sabu yang diamankan 101,97 gram, daftar obat G 487.516 butir, di 2020 sabu yang diamankan 48,31 gram, daftar obat G 2145 butir.

"Untuk barang bukti ada beberapa yang naik dari 2019 ke 2020, seperti ganja dan ekstasi," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved