Breaking News:

Berita Tuban

Pencurian di Tuban Meningkat, Kapolres Akui Tidak Semua Cepat Diungkap

Karena selama 12 bulan, angka pencurian meningkat dibandingkan tahun 2019 dan tidak semuanya bisa diungkap polisi.

surya/mochamad sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono memimpin anev, Rabu (30/12/2020) 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Pemaparan hasil analisa dan evaluasi (anev) Kamtibmas yang dilakukan Polres Tuban memperlihatkan bahwa kasus pencurian memang paling menonjol sepanjang 2020.

Karena selama 12 bulan, angka pencurian meningkat dibandingkan tahun 2019 dan tidak semuanya bisa diungkap polisi.

"Ada peningkatan untuk kasus pencurian dari tahun ini dengan sebelumnya," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat memimpin anev, Rabu (30/12/2020).

Ruruh membeberkan, selama 2019 ada 31 laporan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan bisa diungkap 26 kasus. Pencurian biasa 17 laporan, selesai diproses 10 kasus. Kemudian curanmor ada 41 laporan, selesai diproses 29.

Sedangkan pada 2020, ada 46 laporan kasus curat dan selesai 40 kasus. Lalu pencurian biasa 27 laporan, selesai 14 kasus. Untuk curanmor ada 32 laporan, yang selesai diproses 25 kasus.

"Pencurian meningkat di 2020, yang turun kasus curanmor. Ini tidak semua kasus cepat diungkap, ada yang mudah, sedang maupun berat," terang Ruruh.

Mantan Kapolres Madiun itu menjelaskan, di luar kasus pencurian juga ada penipuan dan judi. Pada 2019 ada laporan 82 kasus penipuan, selesai diproses 25 kasus. Lalu pada 2020 ada 66 laporan penipuan, yang diungkap 12 kasus.

Untuk perjudian ada 20 laporan yang terungkap, lebih bagus dibandingkan tahun 39 di mana ada 39 laporan perjudian. ***

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved