Breaking News:

Berita Bojonegoro

110 Orang Tewas di Jalan, Polres Bojonegoro Harus Gencarkan Sosialisasi

"Angka kecelakaan 2020 itu menurun dibanding 2019, baik dari jumlah kejadian maupun akibatnya," tambah Pandia.

Dok Surya.co.id
Foto Ilustrasi pengendara motor meninggal seusai terlibat kecelakaan dengan truk. 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Jalur utama di wilayah Bojonegoro memang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Selama 12 bulan terakhir, Polres Bojonegoro memaparkan ada 110 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas dengan jumlah total 816 kejadian.

Angka korban meninggal itu terungkap saat pemaparan hasil analisa dan evaluasi (anev) Polres Bojonegoro, Rabu (30/12/2020).

Memang, angka itu menurun dibandingkan selama 2019, tetapi tetap menuntut polisi untuk lebih gencar melakukan sosialisasi keselamatan berkendara.

"Menurunnya angka kecelakaan tentu berkat kerja keras Satlantas yang gencar terus melakukan sosialisasi.

"Kecelakaan menurun karena sosialisasi pencegahan yang terus dilakukan Satlantas," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia.

Dijelaskan Pandia, selama 2020 terjadi 816 kejadian kecelakaan di wilayah Polres Bojonegoro.

Selama 12 bulan tersebut, 110 nyawa melayang, 11 luka berat dan 1.206 luka ringan.

Kerugian materiil mencapai Rp 816 juta lebih.

"Angka kecelakaan 2020 itu menurun dibanding 2019, baik dari jumlah kejadian maupun akibatnya," tambah Pandia.

Kapolres menjelaskan, pada 2019 terdapat 858 kejadian kecelakaan, mengakibatkan 117 meninggal, 24 luka berat dan 1873 luka ringan.

Sedangkan untuk kerugian materi yang ditimbulkan Rp 919 juta. ***

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved