Breaking News:

Berita Kediri

ASN di Kabupaten Kediri Akan Terima Sanksi Tegas Jika Rayakan Pesta Tahun Baru

Gugus Tugas Kabupaten Kediri melarang seluruh Aparatur Sipil Negara untuk rayakan pesta kembang api di luar rumah.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Farid Mukarrom
Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Gugus Tugas Kabupaten Kediri melarang seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk rayakan pesta kembang api di luar rumah.

Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menjelaskan, bahwa larangan ini sesuai dengan surat edaran Bupati Kediri sebelumnya tentang larangan kegiatan pesta kembang api di malam pergantian tahun baru.

"Pemerintah mengambil kebijakan karena tak mau mengambil resiko, mengingat pesta kembang api selalu mendatangkan jumlah massa banyak," jelasnya.

Sehingga dikhawatirkan hal ini menimbulkan risiko penularan Covid-19 di Kabupaten Kediri.

"Untuk tahun ini pesta kembang api ditiadakan. Berdasarkan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, pesta kembang api selalu mendatangkan massa dalam jumlah banyak dan memadati kawasan SLG (Simpang Lima Gumul). Hal ini tentunya sangat riskan terjadinya penularan," imbuhnya.

Slamet menuturkan, larangan ini juga berlaku bagi seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten Kediri.

"Terlebih untuk ASN, yang kami galakkan agar benar-benar tak merayakan tahun baru. Apabila ketahuan tengah merayakan tahun baru dan mendatangkan kerumunan maka sanksi tegas akan diberikan," terangnya.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa masyarakat selalu melakukan aktivitas di area Simpang Lima Gumul Kediri.

Sementara itu, untuk jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kediri pada Senin (28/12/2020), total ada 2.329 orang.

Jumlah ini sudah termasuk 1.827 orang, meninggal 179 orang dan dirawat 323 orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved