Berita Jember

Kasihan Petugas Damkar Jember, Terungkap di Facebook Kalau Dua Bulan Belum Gajian

Postingan itu muncul melalui unggahan di Facebook 'Info Warga Jember New', Senin (28/12/2020) petang.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
surya/sri wahyunik
Petugas Damkar Jember berjuang memadamkan kebakaran rumah di Kecamatan Kaliwates, tetapi selama dua bulan terakhir kompensasi untuk mereka diabaikan Pemkab Jember. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Petugas pemadam kebakaran (damkar) biasanya disebut relawan karena memang kebanyakan bukan pegawai tetap pemerintah tetapi relawan atau non-PNS. Belakangan, muncul unggahan mengenai nasib para 'relawan' petaruh nyawa saat kebakaran itu, yang belum menerima gaji selama dua bulan terakhir.

Keluh kesah belum dibayarkannya gaji dan uang lembur itu, bukan dari para petugas damkar. Melainkan dari warganet yang prihatin. Postingan itu muncul melalui unggahan di Facebook 'Info Warga Jember New', Senin (28/12/2020) petang.

Seorang netizen menuliskan keluh kesah perihal Satria Biru Jember yang belum gajian November dan Desember. Satria Biru Jember, merupakan sebutan lain untuk petugas Damkar Jember.

Warganet itu menulis jika dua bulan gaji dan uang lembur petugas Damkar tidak terbayarkan. "Sungguh prihatin sekali dengan situasi Jember yang saat ini. Satria Biru Jember atau lebih dikenal dengan Pemadam Kebakaran Kab.Jember. Saat ini Petugas Pemadam Kebakaran Jember bener-bener terdampak dengan morat-maritnya keuangandi Kab Jember," begitu kalimat pertama dari unggahan itu.

Berikutnya, pengunggah itu mengingatkan warga Jember mengenai pengorbanan para relawan damkar itu yang harus melawan kebakaran yang beresiko pada keselamatan sendiri. Tetapi hak-hak mereka dan keluarganya terkesan diabaikan.

"2 BULAN SUDAH GAJI + UANG LEMBUR MEREKA TIDAK TERBAYARKAN. Bukankah mereka punya keluarga? Tentu saja punya. Musim Kemarau Mereka berada di garda terdepan, menghadapi kobaran api, musim hujan mereka Berada di garda terdepan dalam upaya evakuasi keadaan darurat tertentu," demikian lanjutan tulisan tersebut.

Mereka bekerja 24 jam TANPA LIBUR. LANTAS APAKAH PANTAS MEREKA BELUM MENERIMA HAK HAK YANG SUDAH DIMILIKI OLEH ANGGOTA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN KAB.JEMBER ? TETAP SEMANGAT SAUDARA" PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN KAB.JEMBER. KAMULAH PAHLAWAN BAGI MASYARAKAT JEMBER", tutupnya.

SURYA sengaja mengedit beberapa kata, seperti kata yang disingkat juga penulisan huruf depan. Huruf kapital yang tertera merupakan tulisan asli dari warganet tersebut.

Unggahan warganet tersebut tersebar ke sejumlah grup WhatsApp (WA) sekitar satu jam kemudian setelah unggahan itu 'nangkring' di akun IWJ New.

SURYA mengkonfirmasi informasi itu ke personel Damkar Jember. Personel yang tidak mau disebut namanya itu membenarkan kondisi yang seperti tertulis di unggahan tersebut. Dijelaskan, petugas Damkar yang belum mendapatkan gaji dan uang lembur yang berstatus non-PNS.

Ada sekitar 49 orang petugas Damkar berstatus non-PNS yang belum mendapatkan gaji dan uang lembur. Selain gaji dan uang lembur, juga ada uang makan yang juga belum cair.

SURYA mencoba mengkonfirmasi informasi itu ke Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Mirfano melalui aplikasi percakapan. Mirfano membaca pesan SURYA, namun tidak menjawab.

Tetapi dalam wawancara sebelumnya, Mirfano mengakui ada keuangan daerah yang masih dalam proses pencairan. Keuangan yang masih dalam proses pencairan itu antara lain honor untuk pegawai non PNS, guru tidak tetap, juga pegawai tidak tetap yang sumber penggajiannya dari APBD Jember.

"Masih proses (pencairan)," ujar Mirfano, Selasa (22/12/2020) lalu seraya berjanji akan berkoordinasi dengan kepala OPD masing-masing terkait belum cairnya sejumlah anggaran.

Dari informasi yang dihimpun SURYA, hingga sebelum libur Natal lalu ada sejumlah hak pegawai yang belum terbayarkan, seperti gaji pegawai non PNS, honor GTT dan PTT, juga TPP PNS. Selain itu, pembayaran kepada pihak ketiga atau rekanan, juga belum diselesaikan atau dilunasi. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved