Breaking News:

Berita Malang Raya

Patroli Blue Light, Polisi Antisipasi Balapan Liar Dan Knalpot Brong di Malam Tahun Baru

operasi Blue Light yang dilakukan, Sabtu (26/12/2020) malam, di mana pihaknya telah mengamankan sebanyak 36 sepeda motor.

surya.co.id/aflahul abidin
Foto Ilustrasi Polisi Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi Balapan Liar Dan Knalpot Brong di Malam Tahun Baru. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Malam pergantian tahun sering dirayakan oleh masyarakat. Selain pesta kembang api, masyarakat juga mengganti knalpot kendaraannya dengan knalpot tidak standar (knalpot brong). Bahkan juga ada aksi balap liar yang meramaikan jalanan di pergantian tahun.

Dengan suaranya yang memekakkan telinga, para pengendara berharap menjadi perhatian banyak orang. Padahal suara yang dikeluarkan knalpot brong tersebut sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polresta Malang Kota telah melakukan beberapa antisipasi. Yaitu melakukan penegakan hukum serta rutin melaksanakan patroli Blue Light.

"Untuk antisipasi balapan liar dan penggunaan knalpot brong, kami lakukan penertiban dengan melakukan penegakan hukum bersama dengan Sabhara dan jajaran Polsek. Kami juga rutin melakukan kegiatan patroli Blue Light, ke lokasi yang banyak kerumunan dan komunitas motor berkumpul," ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution, Minggu (27/12/2020).

Ramadhan menjelaskan seperti operasi Blue Light yang dilakukan, Sabtu (26/12/2020) malam, di mana pihaknya telah mengamankan sebanyak 36 sepeda motor.

"Kami amankan karena sepeda motornya tidak sesuai standar, seperti tidak ada nomor polisi, spion, serta memakai knalpot tidak standar (brong). Kami juga lakukan penilangan kepada pengendara motornya, karena tidak memiliki SIM," jelasnya.

Selain itu pihaknya melalui unit Dikyasa, telah mendatangi beberapa bengkel variasi di wilayah Kota Malang. Untuk memberikan surat imbauan terkait larangan penggunaan knalpot brong di tahun baru.

"Namun tetap sulit dilakukan, karena mereka (pemilik bengkel variasi) berorientasi bisnis. Jadi mereka taat hanya saat kami datang ke sana," jelasnya.

Karena itu polisi berharap kesadaran penuh dari masyarakat, untuk tidak memakai knalpot brong.  Juga mau melaporkan kalau ada aksi balap liar setelah lewat pergantian tahun.

"Kami berharap masyarakat sadar, memakai knalpot tidak standar dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain merusak mesin kendaraan, suara yang dihasilkan knalpot tidak standar juga mengganggu kenyamanan masyarakat," pungkasnya. ****

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved