Breaking News:

Berita Kediri

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono akan Bubarkan Warga yang Berkerumun saat Malam Tahun Baru 2021

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, mengimbau masyarakat tak rayakan aktivitas Tahun Baru 2021

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: irwan sy
Polres Kediri
Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, saat memimpin apel pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 di Mapolres Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI – Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, mengimbau masyarakat tak rayakan aktivitas Tahun Baru 2021 di luar rumah untuk pencegahan risiko penyebaran Covid-19. 

Lukman tidak akan memberikan surat izin keramaian saat malam pergantian Tahun Baru 2021. 

“Untuk tempat wisata dari Pemkab Kediri sudah menerbitkan surat edaran untuk tidak diizinkan beroperasi, termasuk kegiatan masyarakat lainnya perayaan tahun baru juga ditiadakan,” ungkapnya. 

Lukman menjelaskan bahwa saat ini pihaknya rutin melaksanakan operasi yustisi dalam mengantitisipasi kedatangan warga dari luar Kabupaten Kediri

“kami akan rutinkan pelaksanaan operasi lilin semeru 2020, kalau nanti ada masyarakat yang melaksanakan kegiatan bergerombol mendatangkan massa banyak kami akan bubarkan,” ujarnya.

Selain itu menurut Lukman Cahyono pihaknya sudah menerjukan personel yang bersiaga untuk pengamanan malam tahun baru 2021.

“Kami ada 6 pos yang nanti akan dibantu dari unsur TNI, Satpol PP dan Ormas Banser. Untuk pos pengamanan ada di wilayah pintu masuk Kabupaten Kediri diantaranya Pos Simpang Lima Mangkreng, Kandangan dan Plemahan dan Simpang Lima Gumul (SLG),” tuturnya.

Lukman juga kembali berpesan agar masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan yang ada demi mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Karena tidak ada acara apa–apa jadi bagi masyarakat tak perlu merayakan malam tahun baru di luar rumah,” ajaknya.

Sementara itu perlu diketahui hingga saat ini berdasar informasi infocovid19.jatimprov.go.id Kabupaten Kediri masuk wilayah zona merah atau dengan risiko tinggi.

Untuk kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kediri hingga 26 Desember 2020 total ada 2233 orang.

Jumlah ini sudah termasuk 1.726 orang dinyatakan sembuh, 169 meninggal dan dirawat ada 358 orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved