Breaking News:

Seorang Dokter Alami Alergi Parah Setelah Disuntik Vaksin Moderna, Berlangsung Beberapa Menit

Seorang dokter di Amerika Serikat mengaku mengalami alergi parah setelah disuntik vaksin moderna. Alergi itu dialami beberapa menit setelah menit.

SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
Simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jumat (18/12/2020). 

Dengan lebih dari 1,1 juta suntikan sudah dikirim ke senjata di seluruh negeri, reaksi alergi parah tetap jarang terjadi, dan seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran pada kebanyakan orang, kata Dr Merin Kuruvilla, ahli alergi dan imunologi di Emory University.

Setelah kasus awal yang menyertai suntikan Pfizer, CDC mengeluarkan saran bahwa vaksin Pfizer dan Moderna mungkin tidak sesuai untuk orang dengan riwayat anafilaksis terhadap bahan-bahan dalam kedua suntikan.

Badan tersebut merekomendasikan agar orang dengan alergi lain tetap mendapatkan suntikan dan menunggu standar 15 menit setelah injeksi sebelum meninggalkan tempat vaksinasi.

Siapa pun yang sebelumnya mengalami reaksi anafilaksis terhadap suatu zat, termasuk vaksin lain atau obat suntik, harus dipantau selama 15 menit tambahan.

Negara yang Telak Lakukan Vaksin

Program vaksinasi massal untuk melindungi orang dari Virus Corona telah dimulai secara global untuk memerangi pandemi.

Pandemi Virus Corona telah menewaskan lebih dari 1,73 juta orang di seluruh dunia dan menginfeksi 78 juta orang sejak akhir Desember 2019.

Awal Desember ini, Inggris menjadi negara pertama di dunia yang mulai mengelola warganya dengan vaksin Covid-19 yang telah diuji coba sepenuhnya, segera diikuti oleh beberapa negara lain.

Berikut adalah daftar negara yang telah menyetujui dan mulai memberikan vaksin COVID kepada populasinya sebagaimana ditulis Al Jazeera:

1. Inggris Raya

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved