Breaking News:

Seorang Dokter Alami Alergi Parah Setelah Disuntik Vaksin Moderna, Berlangsung Beberapa Menit

Seorang dokter di Amerika Serikat mengaku mengalami alergi parah setelah disuntik vaksin moderna. Alergi itu dialami beberapa menit setelah menit.

SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
Simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jumat (18/12/2020). 

Vaksin Pfizer-BioNTech dan Vaksin Moderna adalah dua vaksin yang telah disetujui digunakan di Amerika Serikat.

Pejabat Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) belum menentukan apakah bahan dalam vaksin Pfizer menyebabkan respons alergi.

Beberapa petugas kesehatan di Inggris juga mengalami anafilaksis setelah menerima vaksin Pfizer awal bulan ini.

Insiden Kamis melibatkan Dr Hossein Sadrzadeh, seorang ahli onkologi geriatri di Boston Medical Center, yang memiliki alergi kerang yang parah.

Sadrzadeh mengatakan dia mengalami reaksi parah segera setelah dia diinokulasi, merasa pusing dan jantungnya berdebar kencang.

David Kibbe, juru bicara Boston Medical Center, mengatakan bahwa Sadrzadeh "diizinkan untuk mengelola sendiri EpiPen pribadinya.

Dia dibawa ke Departemen Darurat, dievaluasi, dirawat, diobservasi, dan dipulangkan. Dia baik-baik saja hari ini."

Ray Jordan, juru bicara Moderna, mengatakan tim keselamatan medis perusahaan akan menyelidiki masalah tersebut.

FDA tidak akan mengomentari laporan baru hari Jumat.

Tom Skinner, juru bicara CDC, mengatakan bahwa informasi tentang reaksi terhadap vaksin baru akan diposting ke situs web agensi mulai minggu depan.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved