Breaking News:

Berita Gresik

Peringati Hari Ibu, Dapur Mbok Inghih Wisata Setigi Sekapuk Gresik Gelar Pelatihan Memasak

Anggota Dapur Mbok Inggih PKK Desa Sekapuk menunjukan hasil pelatihan memasak makanan ringan, Kamis (24/12/2020).

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
foto: dapur mbok inggih
MAKANAN RINGAN - Anggota Dapur Mbok Inggih PKK Desa Sekapuk menunjukan hasil pelatihan memasak makanan ringan, Kamis (24/12/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Dapur Mbok Inggih PKK Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, menggelar kelas memasak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di saat new normal pandemi Covid-19, Kamis (24/12/2020).

Kegiatan tersebut untuk melatih kreativitas masyarakat dalam bidang memasak. Hasilnya, akan dijual di tempat pariwisata. 

Ketua PKK Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah, Rif'atul, mengatakan, Dapur Mbok Inggih PKK Desa Sekapuk memperingati hari Ibu dengan menggelar kelas memasak.

Karena, Ibu-ibu harus pandai memasak, sehingga harus diupdate pengetahuannya. 

"Kegiatan cooking class ini dalam rangka peningkatan sumber daya manusia) di bidang kuliner. Nanti, hasilnya bisa dijual di wisata Setigi dan tempat wisata lainnya," kata Rif'atul, istri Kades Sekapuk Abdul Halim. 

Lebih lanjut Rif'atul, mengatakan, pelatihan memasak ini khusus membuat makanan ringan, yang hasilnya dijual di tempat pariwisata setigi. Sehingga, aneka camilan produk Mbok Inggih, bisa menjual bermacam - macam pilihan menu yang mempunyai rasa enak,  dengan harga terjangkau. 

"Cooking class ini  ikhtiar kami untuk menjadikan wisata Setigi tidak hanya sebagai wisata alam buatan dan edukasi peradaban saja, tetapi juga menjadi wisata kuliner. Sehingga, ibu-ibu  bisa mendapatkan penghasilan tambahan, dan akhirnya bisa sejahtera," kata Rif'atul, yang dikaruniai tiga anak. 

Kepala Desa Sekapuk, Ujungpangkah Abdul Halim mengatakan, keberadaan wisata Setigi benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK Sekapuk dengan adanya Dapur Mbok Inggih. 

Dengan pelatihan memasak ini, diharapkan bisa melatih ibu-ibu untuk memasak makanan ringan dengan enak, sehingga bisa dinikmati pengunjung wisata Setigi. Dan akhirnya bisa menambah pendapatan masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. 

"Dengan adanya wisata Setigi, perekonomian masyarakat desa kami masih bisa terus berjalan di tengah Pandemi covid-19. Semoga seluruh masyarakat desa kami tidak hanya sejahtera, tapi juga selalu bahagia," kata Abdul Halim.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved