Breaking News:

Berita Malang Raya

Memasuki Libur Natal, Dinkes Gelar Pemeriksaan Hasil Rapid Test di Perbatasan Kota Malang

Memasuki libur Natal 2020 Dinke) lakukan pemeriksaan rapid test bagi kendaraan berplat nomor luar kota yang akan masuk ke wilayah Kota Malang.

SURYA.CO.ID/Kukuh Kurniawan
Suasana pemeriksaan rapid test bagi masyarakat luar kota yang akan masuk ke wilayah Kota Malang, Kamis (24/12/2020). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Memasuki libur Natal 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) lakukan pemeriksaan rapid test bagi kendaraan berplat nomor luar kota yang akan masuk ke wilayah Kota Malang, Kamis (24/12/2020).

Kegiatan pemeriksaan tersebut dilakukan di pos perbatasan Kota Malang, tepatnya di Jalan Raya Balearjosari.

Dalam kegiatan itu, Dinkes Kota Malang juga dibantu oleh Polresta Malang Kota dan Kodim 0833 Kota Malang.

Dari pantauan SURYA.CO.ID, kegiatan tersebut dimulai pukul 11.00 WIB, hingga 12.00 WIB. Di mana seluruh kendaraan berplat nomor luar Malang, diarahkan menuju ke pos perbatasan untuk dilakukan pemeriksaan.

Bila semua orang yang berada di dalam mobil dapat menunjukkan hasil pemeriksaan rapid test antigen atau antibodi, dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Namun, bila tidak bisa menunjukkan hasil pemeriksaan rapid test antigen atau antibodi, maka diwajibkan mengikuti pemeriksaan rapid test.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni mengatakan, pemeriksaan rapid test digelar bagi pendatang dari luar Malang.

"Dalam kegiatan ini, kami menyediakan rapid test antibodi dan rapid test antigen. Di mana untuk rapid test antibodi, kami menyediakan sebanyak 100 alat. Sedangkan untuk rapid test antigen, kami sediakan 200 alat," ujar Sri Winarni kepada SURYA.CO.ID.

Dirinya menjelaskan, pemeriksaan rapid test dilakukan dengan memakai rapid test antibodi terlebih dahulu.

"Kami lakukan pemeriksaan memakai rapid test antibodi, untuk screening awal. Bila hasilnya reaktif, maka akan kami tindak lanjuti dengan melakukan pemeriksaan rapid test antigen. Bila ternyata hasil rapid test antigennya positif, maka masyarakat tersebut diwajibkan putar balik dan dilarang untuk masuk ke Kota Malang," terangnya.

Dirinya menerangkan kegiatan pemeriksaan rapid test hanya dilakukan di pos perbatasan Kota Malang, di Jalan Raya Balearjosari. Sedangkan untuk pos perbatasan yang ada di Exit Tol Madyopuro, tidak dilakukan kegiatan pemeriksaan rapid test.

"Kami sengaja memilih di sini (Pos perbatasan di Jalan Raya Balearjosari, red). Karena kami menganggap di pos ini, volume kendaraan yang berasal dari luar Malang cukup banyak," tambahnya.

Sementara itu dari data yang diperoleh SURYA.CO.ID, sebanyak 19 orang yang berasal dari wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto wajib mengikuti pemeriksaan rapid test yang dilakukan Dinkes Kota Malang tersebut. Dan hasilnya sebanyak 18 orang dinyatakan non reaktif, sedangkan satu orang dinyatakan reaktif.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan memakai rapid test antigen, ternyata satu orang itu hasilnya dinyatakan negatif.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved