Breaking News:

Berita Mojokerto

Segini Harga 11 Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2020 di Pasar Kabupaten Mojokerto

Stabilitas harga bahan pokok termasuk distribusi di pasaran mampu bertahan hingga tahun 2021 di wilayah Kabupaten Mojokerto.

surya.co.id/mohammad romadoni
Pedagang bahan pokok telur ayam konsumsi di Pasar Pelabuhan, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/12/2020). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto memastikan ketersediaan, distribusi dan stabilitas harga 11 bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di penghujung tahun 2020.

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah mengatakan stabilitas harga komoditas bahan pokok di pasaran masih dalam kondisi wajar, tidak melonjak tajam menjelang Nataru di wilayah Kabupaten Mojokerto.

"Untuk ketersediaan khususnya 11 bahan pokok di Kabupaten Mojokerto relatif baik yang artinya stok masih memadai sampai tahun baru 2021," ungkapnya kepada SURYA.co.id, Selasa (22/12/2020).

Nurul menjelaskan komoditas pangan bumbu dapur yaitu cabai, bawang merah dan putih yang cenderung terjadi fluktuasi kenaikan harga setiap menjelang akhir tahun dan menjelang perayaan besar.

Baca juga: Kuliner Sambelan Belalang Dawarblandong Mojokerto, Makin Gurih Pakai Nasi Jagung

Baca juga: Jembatan Bambu Penghubung Antardesa di Ngoro Mojokerto Hanyut Dibawa Arus Sungai Brantas

Apalagi, komoditas pangan telur ayam yang juga terjadi ketidakpastian harga di pasaran.

"Harga cabai besar dari harga Rp 60 ribu di pasaran dan pantauan terkini sudah mulai turun menjadi Rp 54 ribu, cabai rawit Rp 39 ribu. Sedangkan harga telur konsumsi relatif stabil tetap berharga Rp 28 ribu perkilogram," jelasnya.

Menurut dia, harga bahan pokok konsumtif yaitu gula pasir masih diambang kewajaran sekitar Rp 11.800 perkilogram, minyak goreng curah Rp 13.500 dan beras medium harga perkilogram Rp 10.000 dipasaran.

Selain itu, daging ayam Ras berharga Rp 35.000 dan daging sapi Rp 105 ribu.

Bumbu dapur bawang merah Rp 28 ribu dan bawang putih Rp 23 ribu.

"Kami secara masif melakukan pemantauan stabilitas harga pangan di pasaran dan harga maupun penyerapan distribusi 11 bahan pokok relatif stabil," ucap Nurul.

Dia optimistis dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok termasuk distribusi di pasaran mampu bertahan hingga tahun 2021 di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Cara menjaga stabilitas harga pangan dengan menggandeng kelompok tani binaan dan melakukan pengawasan survei ketersediaan stok dipasaran.

Pihaknya sudah melakukan survei stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tujuh tempat yaitu Pasar Mojosari, Sooko, Jetis, Kemlagi, Gedeg, Bangsal dan Gondang.

"Kami berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok fokus mengontrol di pasaran sehingga fluktuasi harga tidak sampai melonjak naik terlalu tinggi," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved