Breaking News:

Pilkada Seretak 2020

KPU Jatim Siapkan Pendampingan dan Bantuan Hukum bagi KPU Daerah yang Digugat di MK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyiapkan supervisi berupa bantuan hukum bagi KPU di daerah yang menghadapi obyek sengketa di Pilkada.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya.co.id/bobby constantine koloway
Komisioner KPU Jawa Timur Divisi Hukum, M Arbayanto.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyiapkan supervisi berupa bantuan hukum bagi KPU di daerah yang menghadapi obyek sengketa di Pilkada.

Saat ini, sudah tiga daerah yang berpotensi menghadapi sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) yakni Surabaya, Banyuwangi, dan Lamongan.

Sejumlah tim pasangan calon (paslon) di Pilkada se-Jawa Timur resmi memasukkan permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHPKada) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tiga paslon dari tiga daerah resmi mengajukan permohonan.

Masing-masing untuk Pilkada Kota Surabaya yang dilakukan pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman.

Satu lainnya, dilakukan Yusuf Widyatmoko dan Muhammad Riza Azizy, untuk Pilkada Kabupaten Banyuwangi.

Satu gugatan lainnya datang dari Lamongan.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, Suhandoyo-Suhandoyo-Astiti Suwarni turut mengajukan permohonan ke MK di batas waktu terakhir, Senin (21/12/2020) pukul 19.51 WIB. 

Menyikapi hal ini, KPU Jatim akan menunggu permohonan dari daerah mana yang akan resmi teregistrasi di MK.

"Kami akan lihat dahulu, daerah mana saja yang akan menghadapi gugatan. Untuk daerah yang digugat, kami akan melakukan supervisi," kata Komisioner KPU Jawa Timur Divisi Hukum, M Arbayanto, Selasa (22/12/2020).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved