Berita Tuban
Sebaran Covid-19 Meningkat, Diskoperindag Tutup Pasar Hewan Tuban Selama Dua Pekan
Berdasarkan data satgas pencegahan Covid-19 Jawa Timur, Kabupaten Tuban kembali menjadi zona merah sebaran virus Corona
Penulis: M. Sudarsono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, TUBAN - Dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban memberikan atensinya atas sebaran wabah virus Corona atau Covid-19 yang terus meningkat.
Pihak dinas juga mengantisipasi agar penyebaran virus Corona tidak semakin masif, mengingat Tuban sudah berstatus zona merah.
Bahkan, pasar hewan Tuban bakal ditutup selama dua pekan, penutupan dilakukan setiap minggunya.
"Kemarin Minggu sudah kami umumkan. Bahwa minggu depan akan kami tutup, karena Tuban zona merah," kata Kadiskoperindag Tuban, Agus Wijaya saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID, Senin (21/12/2020)
Menurutnya, selain angka Covid-19 yang masih tinggi dan sudah masuk zona merah, pasar hewan juga mengkhawatirkan karena orang yang beraktivitas banyak dari luar Tuban.
Sehingga untuk mencegah penyebaran virus Corona, maka aktivitas pasar hewan ditutup sementara.
"Kami tutup sementara dua pekan ke depan setiap minggunya, selama kurun waktu tersebut akan dievaluasi apakah dilanjutkan atau tidak," pungkasnya.
Sekadar diketahui, berdasarkan data satgas pencegahan Covid-19 Jawa Timur, Kabupaten Tuban kembali menjadi zona merah sebaran virus Corona, Senin (14/12/2020).
Data satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tuban per Minggu (20/12/2020), angka kumulatif saat ini mencapai 1381 kasus, rinciannya 828 sembuh, 413 dirawat dan 140 meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pasar-hewan-tuban.jpg)