Breaking News:

Hoaks

Pria Lamongan Ditangkap, Sebar Hoaks Malang Zona Hitam dan Wajib Karantina 14 Hari Bagi Warga Luar

Seorang pria Lamongan bernama Abdul Cholik alias AC (52) ditangkap anggota Satreskrim Polresta Malang Kota setelah membuat dan menyebarkan hoaks.

SURYA.co.id/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat menunjukkan tersangka beserta barang bukti pembuat dan penyebar berita hoaks Malang zona hitam dan karantina 14 hari bagi warga luar masuk ke Kota Malang. Pria Lamongan asli Kecamatan Paciran ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Dan akibat perbuatannya itu, tersangka telah membuat keresahan bagi masyarakat Kota Malang dan luar Kota Malang," terangnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 14 UU RI No 1 Tahun 1946 Tentang Penyebaran Berita Bohong subsider Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Ancaman hukumannya adalah pidana penjara selama enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar," jelasnya.

Sementara itu tersangka Abdul Cholik mengaku hanya sekedar iseng membuat dan menyebarkan berita bohong tersebut.

"Tidak ada unsur apa - apa, hanya hiburan semata saja.

Saya baru pertama kali membuat berita bohong ini.

Dan saya jujur khilaf dan tidak akan mengulangi lagi perbuatan ini," pungkasnya.

Berita sebelumnya, Polresta Malang Kota tidak main main dalam menindak pelaku pembuat dan penyebar hoaks zona hitam dan karantina 14 hari bagi warga luar Malang yang masuk ke Kota Malang.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas dari pelaku tersebut.

"Iya memang benar, identitas pelaku penyebar kabar hoax sudah kami kantongi. Pelaku merupakan warga luar Malang," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (15/12/2020).

Halaman
123
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved