Breaking News:

Pertamina

Pertamina Hulu Rokan Bertekad Kuatkan Industri Minyak Nasional di Tahun Kedua Usianya

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kedua dengan  menggelar Sport Day.

Foto: pertamina hulu rokan
Perayaan HUT kedua PHR yang digelar dengan sport day dengan protokol kesehatan secara ketat.  

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kedua dengan  menggelar Sport Day.

Anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ini menggelar kegiatan dengan mengutamakan protokol kesehatan, yakni tenis meja, sepeda, yoga, tracking, seni, golf dan panahan.

"Semangatnya adalah mempererat persaudaraan, bukan kompetisi menang dan kalah," kata RP Yudantoro, Direktur PT PHR, Senin (21/12/2020).

 "Apalagi kami mengemban misi yang tak mudah dan membutuhkan kekompakan yakni mengelola Blok Rokan pada 2021 hingga 2041," tambah Yudantoro.

Selain itu, PHR memberikan santunan untuk lembaga yayasan yatim piatu lintas latar belakang etnis dan agama.

"Semuanya jadi satu: Indonesia," kata Yudantoro.

Panti asuhan yang menerima bantuan dari PH Rokan dari semua agama dengan nominal total Rp 142,6 juta.

Yaitu Yayasan Muslim Nusantara, Yayasan Dorkas, Yayasan Dharma Pembangunan, Yayasan Vincentius Putri, Yayasan Anatha Nusantara, Yayasan Putri Aisyiah, Yayasan Muhammadiyah, Yayasan Lembaga Bhakti Muslim, Yayasan As Shohwah dan Yayasan Al Fajar, Pekanbaru.

Blok Rokan adalah blok dengan produksi terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Satuan Kerja Minyak dan Gas Bumi sampai akhir April 2018 tercatat produksi minyak di blok Rokan mencapai 210.280,60 BOPD dan produksi gas sebesar 24,26 MMSCFD.

Sebelumnya blok ini dikelola perusahaan minyak Chevron Pacific Indonesia yang kemudian diambil alih Pertamina tanggal 9 Agustus 2021.

Proses alih kelola ini tak mudah dan penuh tantangan.

Tantangan pertama adalah pandemi Covid-19. Pandemi ini berdampak cukup besar terhadap perekonomian, termasuk industri minyak.

"Selain itu dibutuhkan teknologi rumit karena ini blok tua," kata Yudantoro.

Tantangan ini bisa dijawab dengan kekompakan seluruh personel PHR. Apalagi produksi mereka ditargetkan mencapai 300 ribu barel per hari. 

"Kami ingin seluruh personel bangga menjadi bagian dari PHR. Kami sedang membangun rumah baru. Semua harus kompak. Semoga menjadi yang KKKS terbesar," ungkap Yudantoro.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved