Berita Surabaya

Pelanggar Protokol Kesehatan di Surabaya Akan Ditindak Tegas, Pemkot Siapkan Perwali Baru

Pemkot Surabaya berupaya agar kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan dapat terus meningkat

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Koordinator Data dan Informasi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Muhammad Fikser. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya saat ini tengah menggodok Peraturan Wali Kota (Perwali) anyar sebagai penegas terkait protokol kesehatan di Kota Pahlawan.

Perwali tersebut, kabarnya juga bakal memuat denda secara spesifik dan lebih tegas bagi mereka yang bandel.

Koordinator Data dan Informasi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Muhammad Fikser menerangkan, Perwali tersebut bakal mengatur secara rinci.

"Ini Perwali baru yang ngaturnya lebih mendalam," kata Fikser pada SURYA.CO.ID, Senin (21/12/2020).

Menurut Fikser, Pemkot Surabaya memang berupaya agar kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan dapat terus meningkat dan itu harus berlaku di seluruh sektor.

Dalam aktifitas perekonomian misalnya, tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Kedua hal itu harus berjalan selaras. Begitu pula harus ada satgas mandiri di tempat kerja dan semacamnya.

Sehingga, Perwali yang baru itu disebut tak hanya mengatur perorangan melainkan lembaga atau tempat usaha serta penyelenggara acara.

Termasuk sanksi tegas jika melanggar ketentuan juga bakal diatur spesifik.

Namun, Fikser belum mau membocorkan besaran denda yang diatur dalam Perwali tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya itu hanya menjelaskan, jika dalam waktu dekat Perwali itu bakal disahkan sekaligus disosialisasikan.

"Ini tidak lain untuk menerapkan protokol kesehatan," terang mantan Kabag Humas Pemkot Surabaya itu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved