Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Dua Hal ini Disebut Menjadi Kunci Perbaikan Ekonomi 2021

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur optimistis target pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 5 persen hingga 6 persen di tahun 2021.

surya.co.id/sri handi lestari
Dari kiri: Ketua Komite Tetap Pameran dan Industri Kreatif Kadin Jatim Yusuf Karim Ungsi, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Luar Negeri Kadin Jatim Tommy Kaihatu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Jatim Dedy Suhajadi, dan Ketua Umum DPD Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, saat menyampaikan outlook ekonomi Jatim tahun 2021.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur optimistis target pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 5 persen hingga 6 persen di tahun 2021 terwujud asal dua hal dilakukan, perluasan pasar dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto saat acara "Outlook Ekonomi Jatim 2021 di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Jumat (18/12/2021).

"Perluasan pasar, baik dalam maupun luar negeri  harus dilakukan secara massif agar permintaan meningkat," kata Adik dalam kegiatan yang juga dihadiri para pengurus Kadin Jatim lainnya.

Yaitu Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Luar Negeri Kadin Jatim Tommy Kaihatu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Jatim Dedy Suhajadi, Wakil Ketua Umum Bidang UMKM Indris Yahya dan Ketua Komite Tetap Pameran dan Industri Kreatif Kadin Jatim Yusuf Karim Ungsi.

"Terlebih saat ini sebenarnya banyak negara yang masih tiarap karena pandemi Covid-19 dan tidak berproduksi. Ini jadi peluang bagi Indonesia, utamanya Jatim untuk meningkatkan ekspor ke sejumlah negara," jelas Adik lebih lanjut.

Menurutnya,  perluasan pasar memang menjadi salah satu faktor utama yang bisa menentukan keberhasilan dalam mendongkrak laju kinerja ekonomi tahun depan.

Mengingat ganasnya virus Covid-19  telah mengakibatkan melemahnya permintaan pasar sehingga banyak pabrik dan UMKM yang kelabakan.

Akibatnya, banyak tenaga kerja yang dirumahkan atau bahkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan baya beli masyarakat melemah.

Saat ini ada satu kendala yang dihadapi pengusaha dalam memperluas pasar ekspor, yaitu kelangkahan kontainer.

Adik kembali menuturkan, sebenarnya Indonesia, khususnya Jatim memiliki potensi untuk bisa bangkit lebih cepat dari krisis akibat pandemi Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved