Breaking News:

Bayer Indonesia Luncurkan ‘Better Life Farming’ dengan Target Pemberdayaan 4 Juta Petani

PT Bayer Indonesia meresmikan dan meluncurkan program ‘Better Life Farming' (BLF).

Foto:buyer indonesia
Peluncuran program ‘Better Life Farming' (BLF) yang sigekar Buyer Indonesia bersama Kementerian Pertanian yang digelar di Tulungagung dan Serang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bayer Indonesia meresmikan dan meluncurkan program ‘Better Life Farming' (BLF).

Program ini  merupakan bentuk dari program berkelanjutan Bayer yang  bekerjasama dengan para mitra untuk menjangkau 4 juta petani dengan 20 persennya  petani perempuan.

Dengan target selama kurun waktu 2020-2030 yang direncanakan berlokasi di 17 provinsi, demi mendukung terwujudnya pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

"Konsep program Better Life Farming ini sejalan dengan strategi Pemerintah untuk mengembangkan Korporasi Petani dan menjangkau 2,5 juta petani muda," kata Patrick Gerlich, Country Commercial Lead Crop Science Bayer Indonesia & Malaysia, Jumat (18/12/2020).

Di mana kelompok tani dan petani akan diberi bimbingan pelatihan on-farm serta kewirausahaan dan difasilitasi akses pembiayaan, asuransi pertanian, serta akses pasar.

Program Better Life Farming ini adalah komitmen jangka panjang Bayer yang secara global bermitra dengan IFC, Netafim dan Swiss-Re.

Program Better Life Farming juga bertujuan mendukung Visi Pertanian Jangka Menengah Pemerintah Indonesia 2020-2024 yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan ketahanan pangan dan daya saing pertanian.

Mengacu pada Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2020-2024, korporasi petani yang dibangun dengan sistem industri tani yang terpadu dalam mengembangkan skala usaha tani akan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang kerap dijumpai petani.

Faktanya, banyak petani mengalami kesulitan dalam menjual hasil panen sehingga menyebabkan menurunnya pendapatan mereka. Keadaan ini semakin terancam dalam masa pandemi ini.

“Kami bertemu langsung dengan para petani yang cenderung mengalami kesulitan selama pandemi," jelas Patrick.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved