Breaking News:

Berita Situbondo

Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Situbondo Saat Perayaan Tahun Baru, Satgas Ambil Tindakan Tegas

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo akan kembali mengaktifkan portal-portal penjagaan di wilayah perbatasan

Penulis: Izi Hartono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Izi Hartono
PLT Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai rapat koordinasi virtual dengan Satgas Covid-19 di Kabupaten Situbondo, Jumat (18/12/2020). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Menghadapi libur tahun baru dan Natal tahun 2020, Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Pemkab Situbondo akan memasksimalkan pengawasan di sejummlah obyek wisata dan gereja.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan massa dan memutus penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dalam rapat koordinasi secara virtual yang dihadiri Plt Bupati Situbondo Yoyok Mulyadi juga selaku ketua Satgas Covid-19, Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Neggy Kuntagina, Wakil Ketua 1 Satgas Covid-19 juga Kapolres Situbondo AKBP Achmad Imam Rifai, Wakil Ketua II Satgas Covid-19 dan Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo Drs H Syaifullah MM serta Ketua MUI Situbondo KH Syaiful Muhyi.

“Klaster komunitas dan keluarga merupakan klaster tertinggi Covid-19 di Kabupaten Situbondo. Untuk menekan angka tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo akan kembali mengaktifkan portal-portal penjagaan di wilayah perbatasan," ujar Yoyok Mulyadi, Jumat (18/12/2020).

Selain itu, kata Yoyok, Satgas Penanganan Covid-19 akan terus melakukan rapid test kepada masyarakat.

"Saat ini, sudah ada 24 ribu masyarakat yang sudah melakukan rapid test,” ungkapnya.

Dijelaskan Yoyok, sejauh ini kecamatan yang tertinggi kasus Covid-19 yakni wilayah Kecamatan Situbondo dengan angka 268 orang yang terkonfirmasi virus corona, Kecamatan Panji sebanyak 239 orang, Kecamatan Panarukan sebanyak 212 orang dan Besuki sebanyak 191 orang yang terpapar positif Covid-19.

“Kewaspadaan dalam menghadapi libur panjang perayaan Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 2021, maka Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo akan mengantisipasi kerumunan massa dan mengambil tindakan tegas bagi masyarakat yang melanggar Perbup N0 45 tahun 2020. Sebab, perayaan tahun baru jika tidak diawasi dikhawatirkan akan muncul klaster baru Covid-19,” jelasnya.

Mantan Kadis PU Bina Marga dan Pengairan ini menegaskan, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo akan mengeluarkan surat edaran tentang pencegahan penularan Covid-19 yang masih dirumusan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo.

"Harapan kami jangan sampai ada klaster baru pada perayaan Natal 2020 dan tahun Baru 2021. Upaya kami dengan menurunkan tim di tempat-tempat keramaian dan membagi-bagikan masker serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan,” kata Yoyok Mulyadi.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Situbondo, AKBP Achmad Imam Rifai mengatakan, rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo dalam menghadapi perayaan Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 2021 yang dilaksanakan secara virtual ini mengajak tokoh-tokoh agama, masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya untuk bersama-sama melawan Covid-19 yang trend semakin meningkat.

“Simpul-simpul masyarakat kami ajak untuk 'perang' melawan Covid-19 dan mengingatkan kembali tentang disiplin protokol kesehatan Covid-19 yang tertuang dalam Perbup N0 45 Tahun 2020. Kami berharap, agar masyarakat mau bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kerena kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang merupakan salah satu kunci keberhasilan melawan virus Corona,” kata Kapolres.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved