Breaking News:

Berita Tulungagung

Pokdarwis Pantai Gemah Tulungagung Menolak Tutup, Tawarkan Pengetatan Protokol Kesehatan

Rencana Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Tulungagung, yang akan menutup semua destinasi wisata

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/david yohannes
Keberadaan nelayan tarik, salah satu daya tarik wisata di Pantai Gemah Kabupaten Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Pokdarwis Pantai Gemah menolak rencana penutupan destinasi wisata mulai Sabtu (19/12/2020).

Sikap ini sebagai respon rencana Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Tulungagung, yang akan menutup semua destinasi wisata di Kabupaten Tulungagung.

Menurut Ketua Pokdarwis Pantai Gemah, Imam Rojikin, penutupan Pantai Gemah bukan solusi pemutusan mata rantai penularan Covid-19..

Justru kebijakan itu akan memicu kerawanan baru, karena akan terjadi kerumunan yang tak terkendali.

Hal ini terjadi sebelum destinasi wisata resmi dibuka, setelah pengetatan awal pandemi virus corona.

"Kendaraan wisatawan justru akan berhenti di jalur puncak JLS (Jalur Lintas Selatan). Mereka akan menikmati pemandangan dari sana," ujar Rojikin, Kamis (17/12/2020).

Wisatawan akan parkir sembarangan dan bergerombol secara tak terkendali.

Kemudian muncul warung-warung dadakan yang semakin memperparah situasi.

Sementara yang lain akan mendekat ke pantai, dan masuk diam-diam.

"Kalau kita portal, yang tidak bisa masuk kan hanya kendaraannya. Orangnya tetap bisa masuk lewat alternatif maupun jalan yang biasa dilewati," sambung Rojikin.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved