Breaking News:

Pilkada Jember 2020

Pilkada Jember 2020, Rekapitulasi Suara Hari Pertama Sempat Diskorsing, Ini Sebabnya

Dari jumlah itu dua PPK yakni Ajung dan Ambulu belum bisa disebut kelar karena masih ada perbaikan data.

surya.co.id/sri wahyunik
KPU Jember menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan Pilkada Jember tahun 2020, Rabu (16/12/2020) 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penghitungan hasil Pilkada Jember tahun 2020 yang digelar KPU Jember, dihentikan sementara (skorsing), Rabu (16/12/2020) malam.

Proses rekapitulasi itu berhenti sekitar pukul 23.00 Wib.

KPU Jember bersama peserta rapat pleno, menyetujui rekapitulasi akan dilanjutkan kembali mulai pukul 09.00 Wib, Kamis (17/12/2020).

Dari pantauan SURYA.co.id, hingga pukul 22.30 Wib, baru 12 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang melakukan rekapitulasi suara.

Dari jumlah itu dua PPK yakni Ajung dan Ambulu belum bisa disebut kelar karena masih ada perbaikan data.

Sementara jumlah PPK atau kecamatan di Jember mencapai 31.

Komisioner Bawaslu Jember Devi Aulia R menyarankan, rekapitulasi hari pertama diskorsing.

"Sudah mau menjelang pukul 23.00 Wib. Sementara PPK tidak difasilitasi kamar menginap oleh KPU. Di sisi lain, saat ini masa pandemi, penting bagi kita semua menjaga imunitas. Saya kira saat ini, kita semuanya sudah lelah. Usul, rekap malam ini diskorsing dan dilanjutkan besok," ujar Devi kepada pimpinan rapat pleno yang juga Ketua KPU Jember M Syai'in, Rabu (16/12/2020) malam.

Syai'in menawarkan rekap hari pertama diskorsing. Peserta rapat pleno menyetujui hal tersebut.

Rekapitulasi dan penghitungan hasil Pilkada Jember tahun 2020, bakal dilanjutkan pagi ini mulai pukul 09.00 Wib, Kamis (17/12/2020).

Rekapitulasi dan penghitungan hasil di tingkat kabupaten Jember berjalan alot.

Sebab, saksi pasangan calon, terutama saksi Paslon 01 dan 03, selalu mencecar pertanyaan dan klarifikasi ke PPK.

Hampir setiap PPK usai menyampaikan hasil rekap di tingkat kecamatan, saksi mempertanyakan beberapa temuan, dan meminta klarifikasi.

Beberapa temuan yang dilontarkan kepada PPK, antara lain perihal selisih surat suara di TPS dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), kemudian juga perihal formulir keberatan dan kejadian khusus yang tidak diberikan oleh PPK ke saksi di tingkat kecamatan.

Karenanya, setiap PPK setidaknya membutuhkan waktu antara 45 menit hingga satu jam untuk menyampaikan hasil rekap tingkat kecamatan, dan menjawab pertanyaan saksi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved