Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Forkas Dorong Pemerintah Gunakan Produk Lokal untuk Pemulihan Ekonomi akibat Pandemi

Forum Komunikasi Asosiasi (Forkas) Pengusaha Jawa Timur mendorong pemerintah menggunakan produk lokal untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi.

surya.co.id/sri handi lestari
Ketua Umum Forkas Jatim Eddy Widjanarko (lima dari kiri) bersama jajaran pengurus Forkas periode 2020 - 2024 saat pelantikan di Surabaya, Kamis (17/12/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Forum Komunikasi Asosiasi (Forkas) Pengusaha Jawa Timur mendorong pemerintah menggunakan produk lokal untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi.

Hal itu diyakini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dari industri lokal.

Ketua Umum Forkas Jatim Eddy Widjanarko mengatakan hal itu saat pelantikan pengurus masa bakti 2020-2024.

"Forkas merupakan forum komunikasi asosiasi pengusaha yang anggotanya terdiri atas 44 asosiasi usaha dengan 20.407 perusahaan. Kami terbentuk untuk memberikan manfaat kepada para anggota agar usahanya bisa maju," ungkap Eddy, sesaat sebelum dilantik, Kamis (17/12/2020).

Diakui Eddy di tengah pandemi covid 19 ini, para pengusaha banyak yang terdampak. Karena itu Forkas telah menyiapkan beberapa langkah untuk menjaga usaha tetap bisa berjalan.

Sehingga kontribusi pada negara, baik secara ekonomi, tenaga kerja hingga kerjasama dengan semua pihak bisa berjalan dengan baik.

"Terkait Pandemi, kami mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan vaksin Covid 19 di tahun 2021 mendatang. Kami juga meminta pemerintah mengutamakan pekerja industri dan karyawan yang bekerja saat ini karena resiko tertularnya juga besar setelah tenaga kesehatan dan medis," jelas Eddy yang terpilih menggantikan almarhum Nur Cahyudi.

Selain itu, pihaknya juga berharap stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah, terutama untuk industri, juga melibatkan jumlah pekerja yang besar.

"Selain itu stimulus ini juga bisa mendorong usaha kami untuk bangkit lagi. Mengingat PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) imbas pandemi masih harus terjadi," ungkap Eddy.

Selain itu pemerintah diminta menyederhanakan regulasi dan menjadi mandiri untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved