Breaking News:

Berita Lifestyle

Kisah Puteri Mojopahit dalam Evening Gown Bergaya Kebaya 'Sekar Kedhaton' Rancangan Dessy Dhalia

Menjelang akhir tahun, desainer Dessy Dhalia kembali memperkenalkan koleksi terbarunya yang terinspirasi dari Dyah Ayu Sekar Kedhaton.

Istimewa
Salah satu busana dalam koleksi 'Sekar Kedhaton' rancangan desainer Dessy Dhalia. 

"Adapun motif mawar rames, di mana mawar identik dengan wanita," imbuhnya.

Koleksi Sekar Kedhaton didominasi dengan warna hitam dan putih. Hitam diambil dari tempat moksa Sang Putri yang ditandai dengan batu hitam.

"Sementara putih melambangkan kesucian Sang Puteri saat moksa demi mempertahankan keyakinannya," Dessy menerangkan.

Selain batik tulis, ia menggunakan material tulle bridal, duches, brokat, dan organdi dengan bentuk potongan asimetris.

"Misalnya hanya ada satu lengan atau detail bunga hanya ada di satu sisi. Saya bentuk asimetris agar terlihat lebih modern," kata Dessy.

Selain memang tempat kelahirannya, ia merasa batik Mojokerto masih belum dikenal secara luas. Padahal, motif dan filosofi yang terkandung sangat dalam.

"Saya ingin mengenalkan beberapa motif batik tulis Mojokerto. Saat ini setidaknya ada enam perajin besar dan puluhan perajin rumahan," kata Dessy.

Selain dari segi motif, warna batik Mojokerto juga terbilang unik seperti banyak mengambil warna terakota.

"Warnanya tidak terlalu ngejreng, beda dengan batik Suroboyoan. Kalau Mojokerto, batiknya lebih ke Terakota dan warna alam," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved