Breaking News:

Berita Kediri

Ini Langkah Pemkab Kediri untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19 saat Libur Natal dan Tahun Baru

Langkah tersebut ditempuh Dinkes, mengingat beberapa waktu terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri cukup banyak.

surya.co.id/farif mukarrom/ahmad zaimul haq
dr Bambang Triyono Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri (kanan) dan petugas medis hendak melakukan swab test untuk mencegah penyebaran covid-19 (kiri) 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Sejumlah langkah strategis dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Kesehatan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dan lahirnya klaster baru saat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

"Kami akan melakukan rapat koordinasi tentang penerapan aturan di tempat-tempat keramaian yang berpotensi memicu terjadinya penyebaran Covid-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr Bambang Triyono, Rabu (16/1/2020).

Salah satu isi aturan yang akan dibuat Pemerintah Kabupaten Kediri adalah larangan berkerumun dan aturan di tempat keramaian.

"Besok kita tindak lanjuti dengan rapat di Dinkes terkait penerapan aturan di tempat keramaian, kerumunan hingga batasan waktu," terang Bambang.

Langkah tersebut ditempuh Dinkes, mengingat beberapa waktu terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri cukup banyak.

Dinkes akan menyiapkan ruang isolasi tambahan, rumah sakit darurat serta sarana prasarana maupun Sumber Daya Manusianya (SDM).

"Konkritnya besok, kita rapat di Gugus Tugas Kabupaten Kediri. Ada komitmen bareng satuan tugas SKPD terkait merumuskan apa saja yang perlu dituangkan. Apakah itu dalam bentuk surat edaran, SK Bupati dan sebagainya yang mengatur baik terhadap ASN maupun masyarakat," imbuhnya.

Sejauh ini menurut dr. Bambang, trend peningkatan kasus Covid-19 belakangan ini dipicu faktor tracing yang masif dilakukan.

"Saat ini kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara mandiri semakin meningkat. Masyarakat melakukan rapid maupun swab tes secara mandiri, setelah mereka merasa gejala maupun pulang dari bepergian ke luar kota," tuturnya.

Bambang berharap dengan banyaknya kasus membuat masyarakat semakin waspada.

Pemerintah daerah tidak bermaksud untuk menakut-nakuti warga.

Pasalnya, lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini tidak hanya di Kabupaten Kediri melainkan terjadi pula di kabupaten dan kota lain.

"Dengan lahirnya aturan yang akan kita rumuskan nanti, kami berharap menjelang libur Natal dan Tahun Baru kasusnya tidak naik lagi. Tetapi bisa kembali menurun dan landai kembali," harapnya.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved