Update Real Count Hasil Pilkada Gresik 2020: Yani-Aminatun Unggul, 2 Kecamatan Sudah 100 Persen

Update Real Count Pilkada Gresik 2020, Pasangan Calon (Paslon) Yani-Aminatun (NIAT) makin perlebar keunggulan, dua kecamatan sudah rampung 100 persen,

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
Kolase foto Surya.co.id/KPU
Gus Yani dan Aminatun masih unggul hingga penghitungan mencapai 94 persen, Minggu (13/12/2020). 

Adapun, lumbung suara dari pasangan NIAT berada di Kecamatan Menganti dengan tambahan sebanyak 38.688 suara.

Sementara Pasangan QA juga mendapat suara terbanyak di Kecamatan Menganti dengan total 31.213.

Tak hanya itu, kemenangan telak pasangan NIAT di Menganti juga menjadi penyumbang margin suara terbanyak dengan total 7.475 suara.

Ketua KPU RI Kunjungi Gresik, Pastikan Sirekap dan Proses Rekapitulasi Berjalan

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman mengunjungi dua kecamatan di Gresik. Dalam kunjungannya, untuk memastikan proses rekapitulasi suara di tingkat Kecamatan terus berjalan.

Dua kecamatan yang dikunjungi adalah Kecamatan Manyar dan Kebomas, karena wilayahnya dekat dengan Surabaya.

Sedangkan sistem Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) memang diakui Arief sempat mengalami gangguan dan saat ini terus berjalan.

"Sirekap mengalami gangguan, bukan artinya diganggu, sepenuhnya problem teknis. Sepenuhnya masuk bersama bergerak bersama, sebenarnya ini sudah diantisipasi," terangnya, Sabtu (12/12/2020).

Ketua KPU RI, Arief Budiman saat melihat langsung proses rekapitulasi suara di Kecamatan Kebomas, Gresik, Sabtu (12/12/2020).
Ketua KPU RI, Arief Budiman saat melihat langsung proses rekapitulasi suara di Kecamatan Kebomas, Gresik, Sabtu (12/12/2020). (SURYA.CO.ID/Willy Abraham)

Saat dilakukan simulasi atau uji coba bersama semua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebelumnya, Sirekap tidak mengalami gangguan semacam ini.

"Itulah teknologi informasi, tiba-tiba ada hal muncul di luar perkiraan kita. Progres Sirekap terus naik, trennya positif, artinya tidak ada kendala seperti awal-awal pemungutan suara itu," paparnya.

Data kemarin sudah masuk 201 ribu TPS masuk, lanjut Arief, hari ini jauh lebih banyak apalagi problem jauh lebih sedikit artinya kadang-kadang saja.

"Kalau trafiknya banyak agak melambat, memang kalau antrean banyak disuruh mengulangi lagi, kadang operator kami tidak sabar disuruh antre tidak mau, dicoba masuk-masuk," pungkasnya.

Nah, tujuan utama Sirekap adalah transparansi KPU dari tahap awal sampai akhir bisa diakses dengan mudah.

"Kalau data sekarang muncul tidak boleh diambil kesimpulan apapun, Si A menang si b kalah tidak boleh, harus tuntas dulu baru dijadikan pedoman," tutupnya.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved