Penanganan Covid

Tunda Piknik saat Libur Natal dan Tahun Baru karena Pandemi Covid-19 di Jatim Belum Reda

Warga Surabaya disarankan lebih baik tidak bepergian di tempat piknik saat libur Natal dan tahun Baru 2020. 

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Febrianto Ramadani
Penanggung jawab RS Lapangan Indrapura, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara memberikan arahan dan motivasi kepada para pasien yang sembuh dari Covid-19, Selasa (24/11) lalu. Dia menghimbau masyarkat disiplin menerapkan protokol kesehatan lantaran pandemi Covid-19 belum reda. 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Pandemi Covid-19 di Surabaya dan sekitarnya belum mereda, sebaliknya ada peningkatan jumlah pasien.

Untuk itu warga Surabaya disarankan lebih baik tidak bepergian di tempat piknik saat libur Natal dan tahun Baru 2020. 

Potensi kerumunan lebih tinggi sehingga berpotensi adanya penularan Corona lebih rawan.

"Jika tidak sangat mendesak dan penting, sebaiknya stay at home," saran Penanggung Jawab RS Lapangan Indrapura Surabaya, Laksamana Pertama TNI dr Nalendra, Jumat (11/12).

Menurut Nalendra, jika tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya tetap tinggal di rumah. Jika mau piknik bisa ditunda sampai situasi pandemi terkendali dan mereda.

Nalendra meminta semua pihak waspada. Jangan pernah menganggap Corona mereda. Per hari ini Jumat (11/12) saja, RS Lapangan telah memecahkan rekor pasien yang dirawat, yakni 280 pasien.

Sekarang ini, kata Nalendra, butuh keseriusan bersama untuk menangani Corona. Betapa kuatnya hilir bila di hulu tidak terselesaikan situasinya akan seperti saat ini.

Meningkatnya jumlah pasien Corona bisa jadi juga terjadi di RS lain. Nalendra menyebut bahwa banyak faktor penyebab banjir pasien.

"Mereka datang terlambat. Lihat saja di berapa rujukan RS Covid, IGD mereka sudah banyak yang antri untuk cari ICU untuk pasien Covid. Peningkatan pasien Covid mengindikasikan menimbulkan risiko bila tdk mematuhi 3 M dan tetap bergerombol," kata Nalendra

Nalendra yang juga Staf Khusus Kasal meminta warga menunda pelesir atau bepergian liburan Nataru sampai vaksinasi berjalan.

"Semua demi menjaga kesehatan pribadi dan keluarga," kata Nalendra yang mantan Kepala RSAL dr Ramelan Surabaya.

Nalendra meminta, masyarakat tetap disiplin menerapkan protokoler kesehatan (prokes). Tidak boleh kasih kendur. Siapa pun harus tetap mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Di tempat terpisah, Wakil Sekertaris Satgas Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto berharap kesadaran pentingnya kesehatan di tengah pandemi menjadi prioritas.

Halaman
12
Sumber: Surya Cetak
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved