Breaking News:

Sepak Bola Indonesia

Ketum PSSI Sebut Jawa Timur Gudangnya Pemain Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi prestasi sepak bola Jawa Timur

PSSI
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi prestasi sepak bola Jawa Timur. Banyak pemain Timnas Indonesia lahir dan tumbuh di Jatim. 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi prestasi sepak bola Jawa Timur. Dia menyebut banyak pemain-pemain profesional dan Timnas Indoensia berasal dari Jatim.

Penilaian Mochamad Iriawan di sampikan saat menghadiri Youth Fun Juggling Competition di Surabaya, Sabtu (12/12/2020).

Youth Fun Juggling Competition yang merupakan event Kementerian Pemuda dan Olahraga ekerja sama dengan PSSI tersebut diikuti oleh para pesepakbola usia muda di Surabaya.

Selain dihadiri Mochamad Iriawan, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali terlihat hadir. Selain itu juga terlihat Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto.

"Saya sangat senang dapat hadir di Surabaya, sebelumnya saya hadir di Bali dan Bandung. Jawa Timur termasuk gudangnya pemain sepak bola profesional dan timnas. Asprov PSSI Jawa Timur juga termasuk salah satu yang terbaik di Tanah Air," kata Mochamad Iriawan.

Dalam kesempatan ini, Iwan Bule -panggilan Mochamad Iriawan- mengucapkan terima kasih kepada Menpora, Zainudin Amali yamg terus membantu dan bekerja sama dengan PSSI.

PSSI jelas ikut menyukseskan program Youth Fun Juggling Competition yang dilaksanakan 36 kota di enam provinsi yang diikuti pesepak bola muda usia 12-16 tahun.

"Terima kasih kepada Kemenpora yang terus peduli dengan sepak bola usia dini melalui acara Youth Fun Juggling Competition ini. Kepada pemain yang ikut acara ini kami harap terus bersemangat, berjuang keras demi cita-cita menjadi pemain sepak bola profesional dan timnas Indonesia nantinya," terang Iriawan dikutip Surya.co.id dari laman PSSI.

Zainudin Amali mengapresiasi terselenggaranya gelaran ini. Selain Surabaya acara ini juga digelar di 36 kota termasuk di Jakarta, Bandung, Palembang, Solo dan Bali.

"Kita gairahkan sepak bola lewat acara ini untuk mengisi kekosongan. Apalagi saat ini tidak ada kompetisi. Pemerintah dan PSSI bersinergi serta bersama-sama untuk membangun sepak bola di Tanah Air," jelas Zainudin Amali.

"Sepak bola merupakan salah satu olah raga yang punya Inpres. Kemenpora dan PSSI akan menyusun kurikulum bersama terkait Inpres ini terutama untuk program pengembangan wasit, pelatih dan usia dini. Memajukan sepak bola Indonesia bukan tugas PSSI saja tapi juga Kemenpora. Kerja sama PSSI dan Kemenpora sudah dibuktikan di timnas U-19," pungkasnya.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved