Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Bawaslu Rekomendasi untuk Gelar PSU Pilwali Surabaya 2020 di TPS 39 Kertajaya, Ini Sebabnya

Bawaslu Surabaya kembali merekomendasikan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilwali Surabaya 2020 di TPS 39, Kelurahan Kertajaya, Gubeng

surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Ketua Bawaslu Surabaya, M Agil Akbar 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bawaslu Surabaya kembali merekomendasikan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilwali Surabaya 2020 di TPS 39, Kelurahan Kertajaya, Gubeng.

Bawaslu menemukan di TPS tersebut beberapa orang yang mencoblos yang tak terdaftar di DPT serta tak membawa dokumen A5. 

"Yang di Kertajaya ini melanggar Pasal 112 Angka 2 Huruf e," kata Ketua Bawaslu Surabaya M Agil Akbar, Minggu (13/12/2020). 

Dari kabar yang beredar, hal itu dilakukan oleh salah seorang petugas KPPS beserta istrinya.

Mereka bukan merupakan warga setempat dan tidak terdaftar dalam DPT. 

"Tidak menggunakan A5, tapi masuk dalam pemilih tambahan, jadi kesalahan prosedur itu yang mengakibatkan pemungutan suara ulang," ungkapnya. 

Surat rekomendasi tersebut sudah disampaikan oleh Bawaslu kepada KPU Surabaya.

Tercatat, ini merupakan rekomendasi kedua oleh Bawaslu untuk penyelenggaraan PSU di Surabaya.  

Sebelumnya, Bawaslu merekomendasikan PSU di TPS 46.

KPU kemudian digelar pencoblosan ulang di TPS 46 di kawasan Kedurus tersebut. 

Agil mengatakan untuk TPS 39, pihaknya masih menunggu keputusan dari KPU Surabaya.

Sesuai ketentuan, PSU harus dilakukan maksimal 4 hari pasca pencoblosan. 

"Belum, saya cek tadi belum, belum tahu kita," terangnya. 

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved