Breaking News:

Pilkada Ponorogo 2020

UPDATE Hasil Pilkada Ponorogo 2020: Sugiri-Lisdyarita Semakin Unggul, Pejabat Pemkab Berkunjung

Berikut update hasil Pilkada Ponorogo 2020 menurut data di pilkada2020.kpu.go.id, Sabtu (12/12/2020) pukul 15.00 WIB.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Iksan Fauzi
pilkada2020.kpu.go.id
update hasil Pilkada Ponorogo 2020, Sabtu (12/12/2020) pukul 15.00 

Penulis: Arum | Editor: Iksan Fauzi

SURYA.CO.ID - Berikut update hasil Pilkada Ponorogo 2020 menurut data di pilkada2020.kpu.go.id, Sabtu (12/12/2020) pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan update hasil Pilkada Ponorogo 2020, pasangan calon (pasalon) nomor 1 Sugiri Sancoko-Lisdyarita sementara masih unggul.

Sugiri Sancoko-Lisdyarita mendapat 62,2 persen atau 213.863 suara.

Sedangkan rivalnya, Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono meraih 37,8 persen atau 129.755 suara. 

Data tersebut berdasarkan progres perhitungan suara di 1244 dari 2080 TPS. 

update hasil Pilkada Ponorogo 2020
update hasil Pilkada Ponorogo 2020 (pilkada2020.kpu.go.id)

Baca juga: Update Hasil Pilkada Gresik 2020: QA Pangkas Ketertinggalan, Tiap Paslon Unggul di 9 Kecamatan

Baca juga: UPDATE Hasil Pilkada Tuban 2020: Lindra-Riyadi Unggul 59,2 Persen, ini Rincian Data per Kecamatan

Sugiri-Lisdyatrita deklarasi kemenangan

Berikut deklarasi kemenangan pasangan nomor urut satu Sugiri Sancoko dan Lisdyarita yang keluar sebagai pemenangan berdasarkan rekapitulasi sementara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo, Jawa Timur.

Terkait keunggulannya, Sugiri lantas memberikan pernyataan.

Ia tak menampik dirinya lebih dekat menjadi pemenang Pilkada 2020.

"Assalamualaikum Saudaraku masyarakat Ponorogo yang kami cintai seluruhnya."

"Barangkali kemenangan sudah hampir bisa dilihat dengan pasti," ujar Sugiri dikutip dari Facebook Gepak Kuning.

Meski demikian, Sugiri mengingatkan agar euphoria kemenangan jangan sampai berlebihan.

Pasalnya kemenangan ini adalah bentuk dari amanah rakyat.

"Boleh euphoria boleh apa tapi jangan overeuphoria."

"Pokoknya yang kita songsong adalah amanah suci yaitu amanah dari rakyat yang harus kita emban yang lebih elok dan kemudian menjaga sopan santun ," katanya.

Lebih lanjut, Calon yang diusung dari Partai PDIP ini mengucapkan terima kasihnya kepada rakyat Ponorogo.

Ia menegaskan, keberhasilan saat ini bukan hanya kemenangannya seorang.

Melainkan kemenangan seluruh rakyat Ponorogo.

"Terima kasih atas kerja keras selama ini, kami mendoakan dan berterima kasih dan kami sangat bersyukur bahwa rakyat membuktikan yang menang bukan saya, tapi yang menang adalah rakyat kecil, yang menang rakyat Ponorogo."

"Saya hanya ditugasi untuk merubah Ponorogo untuk menjadi lebih baik"

"saya dan bunda Lisdyarita siap untuk amanah dan siap untuk mewujudkan visi dan misi kami saat kampanye"

Pejabat Pemkab Ponorogo Silaturahmi ke Sugiri-Lisdyarita

Melihat rekapitulasi suara terbesar kepada Sugiri - Lisdyarita, sejumlah pejabat Pemkab datang untuk silaturahmi.

Pejabat Pemkab Ponorogo berbondong-bondong sowan ke kediaman Paslon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko-Lisdyarita.

Mereka mengucapkan selamat atas terpilihnya Sugiri-Lisdyarita dalam Pilkada Ponorogo 2020.

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono yang memimpin rombongan tersebut mengatakan kunjungannya ke kediaman Sugiri-Lisdyarita adalah dalam rangka silaturahmi.

Yang pertama pada pukul 08.30 WIB, rombongan tersebut ke kediaman Sugiri di Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung.

Setelah itu barulah bergeser ke kediaman Lisdyarita di Jalan Sekar Putih, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo.

"Saya dan teman-teman ke rumahnya Pak Sugiri Sancoko dalam rangka silaturahmi, saya mengenalkan teman-teman karena beliau akan bekerjasama dengan teman-teman pejabat eselon 2," ucap Agus Pramono.

Agus menjelaskan Sugiri-Lisdyarita akan memimpin Ponorogo setelah masa pemerintahan Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono selesai pada 17 Februari 2021 nanti.

Walaupun belum ditetapkan oleh KPU, Agus mengatakan kunjungannya bersama pejabat Pemkab Ponorogo ini adalah sebagai bentuk adab seperti di Pilkada-pilkada sebelumnya.

"Ya Adabnya saja, kita silaturahmi tidak harus menunggu (penetapan KPU) seperti itu, zamannya Pak Ipong dan Pak Amin juga begitu. Insyaallah tidak ada muatan apa-apa," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved