Update Hasil Pilkada Gresik 2020: QA Pangkas Ketertinggalan, Tiap Paslon Unggul di 9 Kecamatan
Berikut Update Hasil Pilkada Gresik 2020, Keunggulan Yani-Aminatun (NIAT) makin tipis, ini sebaran suara tiap kecamatan, Sabtu (12/12/2020).
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Musahadah
Penulis: Abdullah Faqih, | Editor: Uus Musahadah
Surya.co.id, | Gresik -Berikut Update Hasil Pilkada Gresik 2020, Qosim-Alif pangkas ketertinggalan, ini sebaran suara tiap kecamatan, Sabtu (12/12/2020).
Hasil Pilkada Gresik 2020 sementara menunjukkan paslon nomor urut 2, Yani-Aminatun (NIAT) masih mengungguli pesaingya Qosim-Alif (QA).
Tercatat pada pukul 15.00 WIB, NIAT Ungull dengan prosentasi tipis 50.8 persen berbanding 49,2 persen.
Prosentase ini tentu semakin dibandingkan hasil sementara pagi ini yang sempat menunjukkan keunggulan 51,1 persen bagi Paslon NIAT.
Dalam total jumlah suara yang dihimpun, rekaputulasi dari situs pilkada2020.kpu.go.id saat ini telah menunjukkan total 77,90 persen suara yang masuk.
Jumlah ini terhitung dari 286.439 yang diraup oleh Paslon NIAT, sementara QA mendapatkan 277.169 suara.
Sebaran Suara Tiap Kecamatan
Dari 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik, masing-masing Paslon unggul di 9 kecamatan.
Paslon Qosim-Alif unggul di 9 kecamatan yaitu Dukun, Balongpanggang, Benjeng, Wringinanom, Ujungpangkah, Kebomas, Driyorejo, Tambak dan Sangkapura.
Sementara 9 kecamatan lainnya diungguli oleh Paslon NIAT yaitu Panceng, Duduksampeyan, Kedamean, Sidayu, Manyar, Cerme, Bungah, Menganti, Gresik
Sedangkan, pasangan Qosim-Alif unggul di 8 Kecamatan,
Hasil ini tentu masih belum final melihat perolehan prosentase suara yang belum 100 persen dari beberapa kecamatan.
Tak hanya itu, kedua paslon juga bersaing dengan ketat di beberapa kecamatan seperti di Kebomas, Driyorejo, Sangkapura yang memiliki selisih di bawah 200.
Adapun, lumbung suara dari pasangan NIAT berada di Kecamatan Menganti dengan tambahan sebanyak 30.132 suara.
Sementara Pasangan QA juga mendapat suara terbanyak di Kecamatan Menganti dengan total 32.476.
Tak hanya itu, kemenangan telak pasangan NIAT di Menganti juga menjadi penyumbang margin suara terbanyak dengan total 6.517 suara.
Sirekap KPU Sempat Error
Sistem Informasi dan Rekapitulasi (Sirekap) KPU merupakan alat bantu untuk memudahkan panitia pemungutan suara (PPS) di tiap-tiap TPS melakukan rekapitulasi secara digital.
Dikabarkan Sistem Sirekap sejak Jumat Error,
Alhasil pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat Kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengalami kendala sampai menunda pleno rekapitulasi di seluruh kecamatan di Gresik.
Hingga Jumat (11/12/2020) pukul 22.00 WIB, hasil penghitungan suara melalui Sirekap menunjukkan proses data masuk 71,20 persen.
Dari 1.617 TPS dari total 2.267 TPS yang ada diseluruh Gresik.
Paslon nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah masih unggul 51 persen dibanding petahana paslon nomor urut 1, Qosim - Asluchul Alif hanya 49 persen.
Anggota Bawaslu Gresik Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Muhammad Syafi’ Jamhari A telah melakukan pemantauan.
Hasilnya, memang terjadi kendala secara teknis. Karena keterbatasan server.
"Meskipun begitu, rekapitulasi manual harusnya tetap bisa berjalan. Bukannya ditunda," ucapnya, Jumat (11/12/2020).
Jamhari menyebut KPU Gresik terlalu gegabah karena tidak memiliki opsi lain, hanya mengandalkan Sirekap dalam melakukan rekapitulasi.
"Tidak ada alternatif, sekarang sirekap seperti ini, padahal ketidakstabilan Sirekap sudah bisa dilihat pasca coblosan 9 Desember lalu. Saat itu, juga terjadi penundaan pergeseran kotak suara dari TPS ke kecamatan akibat menunggu sirekap bisa beroperasi. Yang seharusnya bisa dilakukan pukul 16.00 WIB gara-gara Sirekap," jlentrehnya.
Sementara itu, Elvita Yulianti Komisioner KPU Gresik Divisi Teknis Penyelenggaraan membenarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Berdasarkan PKPU 19 tahun 2020 tentang proses pemungutan, penghitungan, serta rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilihan serentak tahun 2020.
Sirekap merupakan salah satu perlengkapan dalam melakukan rekapitulasi.
"Sirekap sebagai alat bantu rekapitulasi untuk mencetak formulir model D.Kwk. Segera kami informasikan kepada masing-masing pihak untuk kelanjutan proses rekapitulasi ini," ujarnya.
Wanita yang kerap disapa Vety itu menjamin semua surat suara dan berbagai logistik masih aman dan dalam kondisi tersegel.
"Kami menunggu keputusan dari KPU pusat permasalahan server, karena ini juga terjadi di seluruh Indonesia," pungkasnya.
Informasi Terkini Pilkada 2020
Untuk lebih memperkaya tentang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 19 Kabupaten/Kota Jawa Timur anda juga bisa mengikuti informasi terbaru laporan dari reporter Harian Surya di SURYA.co.id melalui link di bawah ini:
1. Pilwali Surabaya atau Pilkada Surabaya 2020
2. Pilbup Gresik atau Pilkada Gresik 2020
3. Pilbup Sidoarjo atau Pilkada Sidoarjo 2020
4. Pilbup Lamongan atau Pilkada Lamongan 2020
5. Pilbup Tuban atau Pilkada Tuban 2020
6. Pilbup Mojokerto atau Pilkada Mojokerto 2020
7. Pilwali Pasuruan atau Pilkada Kota Pasuruan 2020
8. Pilbup Malang atau Pilkada Malang 2020
9. Pilbup Kediri atau Pilkada Kediri 2020
10. Pilwali Blitar atau Pilkada Kota Blitar 2020
11. Pilbup Blitar atau Pilkada Blitar 2020
12. Pilbup Trenggalek atau Pilkada Trenggalek 2020
13. Pilbup Ngawi atau Pilkada Ngawi 2020
14. Pilbup Ponorogo atau Pilkada Ponorogo 2020
15. Pilbup Jember atau Pilkada Jember 2020
16. Pilbup Situbondo atau Pilkada Situbondo 2020
17. Pilbup Banyuwangi atau Pilkada Banyuwangi 2020
18. Pilbup Pacitan atau Pilkada Pacitan 2020
19. Pilbup Sumenep atau Pilkada Sumenep 2020,
(Willy Abraham/Abdullah Faqih/Surya.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/update-hasil-pilkada-gresik-2020-12-desember.jpg)