Selasa, 2 Juni 2026

Berita Lumajang

Nekat Menambang, Truk di Lumajang Terseret Lahar Dingin Gunung Semeru

Beredar video menampilkan sebuah dump truk di Lumajang, terseret arus lahar dingin. Diketahui truk tersebut adalah milik salah satu penambang pasir.

Tayang:
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
Tangkapan layar
Tangkapan layar video truk penambang pasir di Lumajang terseret derasnya arus lahar dingin. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Beredar video menampilkan sebuah dump truk di Lumajang, terseret arus lahar dingin. Diketahui truk tersebut adalah milik salah satu penambang pasir.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi di Sungai Bondeli, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang pada Sabtu (12/12/2020) sore.

Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, truk tersebut terseret arus lahar dingin lantaran nekat menambang meski sebelumnya sudah dilarang.

"Tidak jelas kronologinya. Tapi yang jelas di Bondeli sudah diberi papan peringatan tidak boleh menambang selama keadaan Semeru masih seperti ini," kata Wawan, Sabtu (12/12/2020).

Dikatakannya, truk tersebut terseret hingga 50 meter lebih. Kendati demikian, sopir berhasil menyelamatkan diri dari lahar dingin yang membawa material vulkanik dan bebatuan.

"Iya untung tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Sementara, terkait kejadian itu, Wawan kembali mengimbau kepada para penambang untuk menghentikan aktivitasnya sementara.

Baca juga: Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Kembali Terjang DAS Piket Nol Pronojiwo Lumajang

Menurutnya, musim hujan dan masih menumpuknya lahar panas di lereng Semeru dan Besuk Kobokan memungkinkan banjir lahar dingin akan kembali terjadi.

"Sementara nambang-nambang direm dulu lah, karena material lava panas kan masih banyak. Apalagi sekarang musim hujan sewaktu-waktu bisa jadi banjir lahar dingin," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved