Breaking News:

Berita Kediri

Mas Dhito Kunjungi Korban Kebakaran di Purwoasri Kediri, Kades Bantu Tumpangan sementara ke Korban

Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengunjungi korban kebakaran di Desa Purwoasri Kecamatan Purwoasri, Jumat (11/12/2020).;

surya.co.id/farid mukarrom
Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menghunjungi korban kebakaran di depan Pondok Pesantren Al Hikmah Purwoasri Kabupaten Kediri, Jumat (11/12/2020). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengunjungi korban kebakaran di Desa Purwoasri Kecamatan Purwoasri pada Jumat (11/12/2020).

Mas Dhito panggilan akrabnya datang mengunjungi Sartono Budi Supartyo yang mengalami musibah kebakaran pada Rabu (9/12/2020).

Kepada SURYA.co.id Dhito mengaku tujuannya datang hanya untuk berikan support kepada korban agar tabah mengalami musibah Kebakarannya.

"Sebagai warga Kabupaten Kediri dan seorang calon kepala daerah itu harus mau turun ke bawah meninjau apapun yang dihadapi oleh masyarakatnya," jelasnya.

Menurut Dhito dirinya datang ke lokasi kebakaran ingin melihat langsung reaksi dan aksi yang dilakukan pemerintah kabupaten Kediri saat ini ketika ada warganya yang tertimpa musibah.

"Itu sebenarnya pekerjaan yang simpel dan bukan hal yang memakan biaya maupun tenaga banyak untuk turun ke bawah. Saya ke sini bukan terus memberikan santunan atau apa tetapi hanya ini lebih menguatkan kepada korban," tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Purwoasri Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri Suroto menuturkan bahwa peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

"Jadi kejadiannya waktu pencoblosan pilkada. Memang yang mengetahui pertama itu Sartono dan ia menyelamatkan Mbah Yat (Ayah mertua Sartono) diajak lari keluar. Kemudian Sartono meminta bantuan warga dan saat ingin dipadamkan api sudah membesar," jelasnya.

Menurut Suroto pihaknya akan memberikan bantuan berupa bangunan kosong dekat rumah Sartono untuk digunakan sebagai tempat istirahat sementara.

Kemudian Sartono selaku keluarga korban mengatakan saat pertama kali kejadian ia sedang mencabut rumput di halaman belakang rumahnya.

"Tahu - tahu saya melihat api sudah berkobar lalu masuk ke dalam rumah bawa mertua saya keluar rumah," ungkapnya.

Sartono mengatakan bahwa iya ingin menyelamatkan harta bendanya. Namun karena api sudah menjalar ke rumah, ia tak berani selamatkan bendanya.

"Kalau gak salah apinya dari listrik tapi saya gak tahu lagi ya," imbuhnya.

Ia mewakili keluarga berterima kasih kepada Mas Dhito karena sudah membantunya dan memberikan support atas musibah yang dialami.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved