Breaking News:

Pilkada Kediri 2020

Bumbung Kosong Ungguli Calon Tunggal di Pilbup Kediri di Empat TPS

Dhito-Dewi mendominasi kemenangan di hampir semua TPS, namun di empat TPS justru bumbung kosong yang menang

surya/didik mashudi
Rahmat Mahmudi, Presidium Aliansi Relawan Pemenangan Bumbung Kosong Pilkada Kabupaten Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Keunggulan pasangan calon (paslon) Hanindhito Himawan Pramana - Dewi Mariya Ulfa (Dhito-Dewi) di Pilkada Kabupaten Kediri memang sudah dipastikan, Rabu (9/12/2020). Tetapi ada fenomena menarik di mana calon tunggal itu justru masih mengalami kekalahan melawan bumbung kosong.

Dari penjelasan Aliansi Relawan Pemenangan Bumbung Kosong, paslon Dhito-Dewi memang mendominasi kemenangan di hampir semua TPS, namun di empat TPS justru bumbung kosong yang menang.

"Setidaknya ada empat TPS di mana bumbung kosong yang unggul," kata Rahmat Mahmudi, Presidium Aliansi Relawan Pemenangan Bumbung Kosong.

Seperti di TPS 4 di Desa Karangtalun, Kecamatan Kras, Dhito-Dewi meraih 98 suara sedangkan bumbung kosong memenangkan 141 suara dan tidak sah 7. Selain itu di TPS 4 Desa/Kecamatan Ngancar, bumbung kosong menang 160 suara dan Dhito-Dewi 134 suara, serta ada 6 suara tidak sah.

Kemenangan bumbung kosong juga terjadi di TPS 23di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare di mana Dhito-Dewi mendapatkan 93 suara dan bumbung kosong 141 suara, plus 11 suara tidak sah.

Terakhir adalah TPS 26 di Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare di mana Dhito-Dewi mendapatkan 81 suara dan bumbung kosong 135 suara dan 9 suara tidak sah.

Rahmat menjelaskan, dari posko bumbung kosong suara yang dihimpun masih kurang dari 10 persen. Sementara prediksi awal dari suara bumbung kosong pada Pilkada Kabupaten Kediri, bumbung kosong bakal meraih sekitar 55 sampai 60 persen. "Nanti kami pantau terus perkembangannya," jelasnya.

Diungkapkan, posko bumbung kosong telah memiliki sejumlah catatan di mana wilayah yang dimenangkan bumbung kosong dan yang kalah. Beberapa kecamatan yang dipetakan bumbung kosong bakal menang di antaranya Kecamatan Pare, Kras, Ringinrejo serta Tarokan dan Grogol.

Rahmat juga menyayangkan sikap sejumlah KPPS yang tidak kooperatif. Karena saat relawan akan memotret hasil rekap suara, petugas malah melarang.

"Kami prihatin dengan hal ini. Karena plano merupakan dokumen negara yang tidak bersifat rahasia. Siapapun boleh untuk mengaksesnya," jelasnya.

Sementara kesibukan terlihat di Posko Pemenangan Bumbung Kosong di Kelurahan Manisrenggo Kota Kediri.  Ada belasan relawan yang terlihat sibuk melakukan input data yang masuk dari relawan di lapangan.

Pada Pilkada Kabupaten Kediri setidaknya ada sekitar 1.000 relawan bumbung kosong yang bertugas melakukan pengumpulan hasil pemungutan suara di TPS. "Rata- rata di setiap desa di Kabupaten Kediri kami memiliki 5 sampai 10 relawan," tambah Rahmat. ****

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved