Breaking News:

Pilkada 2020

Seperti Ini Mekanisme Pencoblosan bagi Narapidana dan Pasien Covid-19 di Kabupaten Trenggalek

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek telah mengatur mekanisme pemungutan suara

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Proses simulasi pencoblosan yang digelar oleh KPU Kabupaten Trenggalek di gedung salah satu hotel, Sabtu (28/11/2020). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek telah mengatur mekanisme pemungutan suara bagi para narapidana di rumah tahanan dan pasien Covid-19 di asrama isolasi.

Skemanya, petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat akan mendatangi lokasi rutan maupun asrama setelah pukul 12.00 WIB.

Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi menjelaskan, pihaknya telah memasukkan para penghuni rutan yang punya hak pilih ke dalam data pemilih di TPS 9 Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek.

Kebetulan, lokasi TPS itu terdekat dengan rutan. Petugas juga menyediakan bilik dan kotak suara di dalam rutan.

“Termasuk para tahanan di Polres. Mereka akan kami mobilisasi ke rutan. Akan kami buatkan pindah pilih,” ucap Gembong.

Pun demikian dengan para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di asrama Covid-19.

“Yang di asrama Covid-19, beberapa hari lalu kami disajikan data, lalu data itu kami singkronkan. Nanti petugas di TPS terdekat akan masuk ke sana (asrama) pakai APD,” sambung Gembong.

Di Kabupaten Trenggalek, ada dua asrama Covid-19 yang dihuni para pasien.
Yakni di gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di Kelurahan Ngantru dan di gedung Dinas Kesehatan di Kelurahan Sumbergedong.

Sementara pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah juga akan didatangi petugas TPS serta saksi dan pengawas yang memakai baju hazmat.

“Yang isolasi di rumah kami data, jam 12 petugas masuk ke sana,” sambung Gembong.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved