Pilbup Lamongan 2020

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Amankan Pelaksanaan Pilbup Lamongan 2020

Ada ribuan personel gabungan, TNI-Polri, dibantu Satpol PP dan Linmas diterjunkan ke ribuan TPS hingga di tempat-tempat vital di Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Apel personel gabungan untuk pengamanan pilkada di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa (8/12/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pelaksaan Pilbup Lamongan 2020 tinggal sehari lagi, TNI-Polri dan pemerintah daerah tidak ingin kecolongan hingga terjadi insiden yang mengganggu jalannya pesta demokrasi.

Ada ribuan personel gabungan, TNI-Polri, dibantu Satpol PP dan Linmas diterjunkan ke ribuan TPS hingga di tempat-tempat vital.

Ratusan personel gabungan yang diterjunkan, mulai hari ini melaksanakan apel di Stadion Surajaya, Selasa (8/12/2020), sebelum disebar ke berbagai titik.

Apel pasukan dipimpin Bupati Lamongan, Fadeli didampingai Kapolres Lamongan AKBP Harun dan Dandim 0812, Letkol Inf Sidik Wiyono.

Dalam amanatnya, Fadeli menyampaikan, 9 Desember 2020 akan dilaksanakan secara serentak pemungutan suara di seluruh wilayah Indonesia, termasuk tahapan pemungutan suara Bupati dan Wakil Bupati Lamongan.

"Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk dapat meningkatkan upaya pengamanan guna menjamin kondisi yang tertib, teratur dan lancar serta situasi yang kondusif baik di TPS, maupun perjalanan menuju tempat dilaksanakan pemilihan suara, " kata Fadeli.

Kapolres Lamongan, AKBP Harun mengatakan, seluruh personel ini akan melaksanakan pengamanan tempat pemungutan suara sejak H-1 sampai dengan H+1.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari 669 personel Polres dan jajarannya, 60 personel BKO Satbrimob Polda Jatim, 100 personel BKO dari Polres Bojonegoro dan Polres Jombang, 526 personel Kodim 0812 Lamongan, 100 personel siaga, serta 6.142 personel linmas untuk pengamanan 3.071 TPS di Lamongan.

Perlu dicermati pelaksanaan pilkada kali ini tidak seperti pilkada sebelumnya, di mana salah satu tantangan terbesar adanya pandemi Covid-19.

"Semuanya wajib mempedomani protokol kesehatan, sehingga masyarakat nantinya tidak tertular Covid-19 selama pelaksanaan proses pemungutan dan penghitungan suara," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved