Breaking News:

Pilkada 2020

Hasil Rapid Test Reaktif, 18 Anggota Pengawas TPS Bawaslu Kabupaten Kediri Mengundurkan Diri

Sebelumnya Bawaslu Kabupaten Kediri menggelar rapid tes petugas PTPS mulai tanggal 26–28 November 2020.

surya.co.id/farid mukarrom
Rapid tes di Kantor Bawaslu Kabupaten Kediri, Kamis (26/11/2020) 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Sebanyak 18 anggota tim pengawas TPS dari Bawaslu Kabupaten Kediri mengajukan pengunduran diri usai dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid tes.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Saidatul Umah, Senin (7/12/2020), menuturkan, hasil swab seluruh anggota pengawas TPS masih akan keluar selambatnya hari ini.

“Kami masih menunggu hasil swab teman–teman yang kemarin reaktif berdasarkan hasil rapid tes. Namun jika ditemukan pengawas yang positif Covid-19 mereka akan melakukan isolasi dan digantikan dengan orang lain,” jelasnya.

Sementara ini menurut Saidatul Umah, sudah ada 18 orang anggota pengawas TPS yang sudah di PAW (pergantian antar waktu) karena tidak bersedia melakukan tes swab.

“Kami menghargai mereka dan kemarin sudah diganti sejumlah orang yang mengundurkan diri untuk jadi petugas pengawas TPS,” ungkapnya.

Sebelumnya Bawaslu Kabupaten Kediri menggelar rapid tes petugas PTPS mulai tanggal 26–28 November 2020.

Kegiatan ini sebagai langkah Bawaslu Kabupaten Kediri untuk memastikan personilnya tidak terindikasi positif virus Covid-19 saat pelaksanaan pengawasan hari pencoblosan 9 Desember 2020.

Saidatul Ummah mengatakan, ada 3311 petugas PTPS yang melakukan kegiatan tes rapid.

Hasilnya sebanyak 3 persen dinyatakan reaktif.

"Untuk proses selanjutnya akan kami serahkan ke Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri," ucap Saidatul Umah.

Penulis: Farid Farid
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved